Nawawi Sahim Diisukan Merapat ke Partai Gelora, Fikri: Sosok Senior yang Siap Membimbing Kader

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID — Dinamika politik di Kota Cilegon kembali bergerak. Mantan Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PPP periode 1999, H. Nawawi Sahim, diisukan bakal merapat ke Partai Gelora dan mengisi peran strategis sebagai penasihat.

Isu ini mencuat di tengah intensitas komunikasi antara Nawawi dengan jajaran Partai Gelora di tingkat daerah. Kehadirannya dinilai dapat memperkuat arah pembinaan kader sekaligus konsolidasi internal partai yang tengah memperluas struktur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Gelora Kota Cilegon, Fikri Hanif Maulana, mengakui bahwa Nawawi merupakan sosok yang selama ini telah dekat dan berperan sebagai pembimbing informal bagi kader Gelora.

“Beliau sudah menjadi penasihat dan mentor bagi kami. Kehadirannya memberi energi dan semangat bagi teman-teman kader untuk terus bergerak membesarkan partai,” ujar Fikri, Minggu (5/4/2026) usai acara halal bihalal partai Gelora Kota Cilegon di Aula Bintang Laguna Kota Cilegon.

Fikri menilai pengalaman Nawawi sebagai politisi senior menjadi nilai tambah bagi Partai Gelora, khususnya dalam membangun kualitas kader dan memperkuat arah perjuangan politik di tingkat daerah.

“Kami membutuhkan figur-figur yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki komitmen dalam pembinaan. Itu yang kami lihat dari beliau,” katanya.

Sementara itu, Nawawi Sahim tidak menampik adanya komunikasi yang intens dengan Partai Gelora. Namun, ia menegaskan bahwa perannya lebih difokuskan pada pembinaan dan penguatan wawasan politik, bukan pada jabatan struktural.

“Saya lebih pada pembinaan kader. Bagaimana mereka mendapatkan pengayaan keilmuan politik dan bisa berkembang,” ujar Nawawi.

Ia juga menilai Partai Gelora memiliki peluang untuk berkembang sebagai kekuatan politik baru, asalkan ditopang dengan kaderisasi yang solid dan konsistensi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Harus ada kaderisasi yang kuat dan silaturahmi yang terus dijaga. Itu kunci agar partai bisa dikenal dan diterima masyarakat,” katanya.

Jika nantinya bergabung secara resmi sebagai penasihat, Nawawi diproyeksikan akan berperan dalam memberikan arahan strategis serta memperkuat pendidikan politik di internal partai.

Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya Partai Gelora dalam merangkul tokoh-tokoh senior guna memperkuat fondasi organisasi. Di sisi lain, dinamika ini juga menunjukkan bahwa peta politik lokal kian cair, dengan kolaborasi lintas generasi menjadi salah satu strategi utama.

Bagi Gelora Cilegon, kehadiran Nawawi bukan sekadar tambahan figur, melainkan bagian dari investasi politik jangka panjang—membangun partai dengan fondasi pengalaman, kaderisasi, dan kedekatan dengan masyarakat.

 

(Has/Red*)