LKS BMPP Mandiri Cilegon Gelar Tasyakuran Soft Opening UMKM Danau Cinta Metro, Dorong Ekonomi Kerakyatan

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID — Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) BMPP Mandiri Cilegon menegaskan komitmennya dalam mendorong ekonomi kerakyatan dengan menggelar tasyakuran dan soft opening kawasan UMKM Danau Cinta Metro Cilegon, Kamis malam (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pemanfaatan ruang publik berbasis ekonomi kreatif yang berpadu dengan konsep wisata danau buatan atau tandon air.

Bertempat di kawasan Danau Cinta, suasana tasyakuran berlangsung hangat dan penuh optimisme. Puluhan pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta pengurus LKS BMPP Mandiri hadir menyaksikan babak baru lahirnya sentra ekonomi rakyat yang diharapkan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan usaha kecil di Kota Baja.

Ketua LSM BMPP, Deni Juweni yang akrab disapa Abah Jen, menegaskan bahwa keberadaan UMKM Danau Cinta bukan sekadar menyediakan lapak berdagang, melainkan ekosistem usaha yang dirancang agar para pedagang bisa tumbuh dan berkelanjutan.

“Kami memfasilitasi para pedagang agar bisa berkembang dan memperoleh penghasilan yang layak. Kami sudah menyiapkan tribun dan area berdagang, sehingga mereka tinggal fokus berjualan. Lokasinya pun strategis, dengan pemandangan danau buatan yang indah, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” ujar Abah Jen.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan LKS BMPP Mandiri adalah menggabungkan konsep ekonomi kerakyatan dengan ruang publik yang nyaman dan estetik. Dengan begitu, masyarakat bukan hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati suasana, bersantai, dan membangun interaksi sosial.

Kawasan Danau Cinta Metro Cilegon sendiri dirancang sebagai titik temu antara pelaku UMKM dan masyarakat luas. Kehadiran tribun dagang yang tertata rapi, dipadu dengan panorama danau buatan, diyakini mampu menciptakan magnet baru bagi aktivitas ekonomi lokal, khususnya pada malam hari dan akhir pekan.

Dalam konteks lebih luas, program ini juga menjadi bagian dari peran strategis LKS BMPP Mandiri Cilegon sebagai lembaga kesejahteraan sosial yang tidak hanya bergerak pada aspek bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan. UMKM dipandang sebagai instrumen paling efektif untuk mengurangi pengangguran, memperkuat daya beli, sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi warga.

“Ini bukan sekadar soft opening, ini adalah langkah awal membangun pusat ekonomi rakyat berbasis komunitas. Kami ingin Danau Cinta menjadi ruang harapan baru bagi para pelaku UMKM,” pungkas Abah Jen.

Dengan dimulainya operasional UMKM Danau Cinta Metro Cilegon, publik kini memiliki alternatif baru untuk berbelanja, bersantai, sekaligus berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi lokal. Sebuah ikhtiar kecil dengan dampak besar, yang diharapkan mampu mengalirkan kesejahteraan bagi masyarakat Cilegon, setenang dan seluas danau yang menjadi latarnya.

 

(Pis/Red*)