LPTQ Al Khairiyah Jadi Wadah Mahasiswa Kembangkan Bakat Qur’ani

CILEGON, WILIP.ID – Suasana sore setiap Senin di Kampus Al Khairiyah terasa berbeda. Sejak pukul 13.00 hingga 15.00, puluhan mahasiswa berkumpul untuk mengikuti kegiatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Al Khairiyah.

Berbagai program dihadirkan, mulai dari tilawah, kajian tafsir, tahfidz, hingga qiraatul kutub. Tidak hanya mahasiswa STIT Al Khairiyah, kegiatan ini juga terbuka untuk umum, termasuk mahasiswa Universitas Al Khairiyah (Unival). Para pengajar yang didatangkan pun berasal dari kalangan ustaz profesional dan berkompeten di bidangnya.

Ketua UKM LPTQ Al Khairiyah, Muhamad Lutfi, menjelaskan bahwa unit kegiatan mahasiswa ini resmi berdiri pada 9 Desember 2023. Sejak awal berdiri, LPTQ mendapat sambutan positif dari mahasiswa. Saat ini, tercatat sudah ada sekitar 50 peserta yang terdaftar dan aktif berkoordinasi melalui grup WhatsApp.

“Harapan kami, kegiatan LPTQ bisa menjadi wadah untuk mengembangkan dan menumbuhkan bakat yang selama ini terpendam. Kami mengajak semua mahasiswa, khususnya dari STIT, untuk ikut serta agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Lutfi kepada wilip.id, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, antusiasme mahasiswa menjadi sinyal positif bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya dipandang sebagai rutinitas, melainkan juga ruang aktualisasi diri. Bahkan, Lutfi berharap dari pembinaan LPTQ ini, para mahasiswa bisa tampil dalam berbagai kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

“Target kami bukan sekadar latihan, tapi juga mencetak generasi Qur’ani yang bisa bersaing di berbagai ajang lomba,” tambahnya.

Dengan semangat tersebut, LPTQ Al Khairiyah kini tidak hanya menjadi kegiatan mingguan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk menemukan jati diri sekaligus menebar syiar Al-Qur’an di lingkungan kampus dan masyarakat.

 

(Elisa/Red*)