CILEGON, WILIP.ID – Panitia Seleksi (Pansel) Bank Perkreditan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRSCM) mulai menggelar Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) bagi calon Direktur Operasional. Dari puluhan pelamar, hanya tiga nama yang berhasil melaju ke tahap akhir. Mereka adalah Gemma Lugas Listianto, Hari Listianto, dan Ranggalawe.
“Besok pagi pukul 08.00 UKK akan dimulai. Setelah itu, Senin (15/9), para kandidat akan menjalani psikotes sejak pagi hingga sore hari,” ujar anggota Pansel, Syaiful Bahri, Minggu, 14 September 2025.
Tahapan seleksi disusun berlapis. Pada Selasa, para kandidat akan diuji kemampuan mereka di bidang perbankan syariah serta pemahaman tentang tata kelola lembaga keuangan daerah. Ujian berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
Seleksi tak berhenti di situ. Para calon direktur juga wajib menyusun makalah strategis dan mempresentasikannya di hadapan tim penilai. Dalam penilaian, Pansel melibatkan pakar perbankan syariah dari universitas serta praktisi independen untuk menjamin objektivitas.
“Pada Selasa siang, setelah diuji oleh tim ahli, para kandidat akan kembali diuji langsung oleh Pansel. Proses ini untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi tantangan nyata di BPRSCM,” kata Syaiful.
BPRSCM, sebagai lembaga keuangan daerah, tengah bersiap memperkuat posisinya di tengah kompetisi perbankan syariah. Karena itu, proses seleksi ini dinilai krusial. Pansel ingin memastikan kursi Direktur Operasional ditempati figur yang bukan hanya paham teknis, tetapi juga mampu membaca arah kebijakan ekonomi daerah.
Proses UKK ini, menurut pengamat lokal, mencerminkan keseriusan manajemen mencari pemimpin profesional. “Seleksi berlapis ini jarang terjadi di level BPR daerah. Kalau dijalankan konsisten, hasilnya bisa membawa perubahan signifikan,” ujar seorang praktisi keuangan di Cilegon.
(Elisa/Red*)















