CILEGON, WILIP.ID — Kesempatan bagi para guru yang mengajar di Yayasan Al-Khairiyah yang bernaung di bawah organisasi PB Al Khairiyah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan jenjang akademik kini terbuka. Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah memberikan dukungan biaya pendidikan sebesar 50 persen bagi guru yang melanjutkan kuliah jenjang magister (S2) di Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL).
Program tersebut hadir bersamaan dengan resmi dibukanya Program Pascasarjana Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) INSTAL.
Dengan skema tersebut, guru Al-Khairiyah tidak hanya dituntut terus mengajar, tetapi juga diberikan ruang untuk meningkatkan kapasitas akademik. Kuliah S2 pun dirancang agar dapat dijalankan beriringan dengan aktivitas mengajar.
Sekretaris Jenderal PB Al-Khairiyah, H. Ahmad Munji, M.Pd., mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kompetensi, jenjang akademik dan wawasan keilmuan para pendidik di lingkungan Al-Khairiyah.
“Bagi Dewan Guru, Ustaz, Ustazah Al-Khairiyah Citangkil, serta staf akademik Perguruan Tinggi Al-Khairiyah dibawa naungan organisasi PB Al Khairiyah yang berkeinginan meningkatkan kompetensi, jenjang akademik, dan wawasan keilmuan, Pengurus Besar Al-Khairiyah memberikan dukungan biaya sebesar 50 persen dari total biaya pendidikan Program Pascasarjana,” kata Ahmad Munji dalam keterangan PB Al-Khairiyah yang diterima Wilip.id, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dukungan biaya 50 persen tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pendidik Al-Khairiyah dibawa naungan organisasi PB Al Khairiyah yang selama ini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Bagi guru yang telah bertahun-tahun berada di ruang kelas, kesempatan melanjutkan S2 bukan sekadar mengejar gelar akademik. Pendidikan lanjutan juga menjadi ruang untuk memperbarui wawasan, memperdalam keilmuan dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berubah.
Apalagi, tantangan guru saat ini semakin kompleks. Perubahan teknologi, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perubahan karakter peserta didik hingga tuntutan pembelajaran yang semakin adaptif membuat peningkatan kompetensi pendidik menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Karena itu, program S2 INSTAL diarahkan menjadi salah satu ruang pengembangan kapasitas bagi para pendidik Al-Khairiyah.
Program Magister Pendidikan Agama Islam INSTAL telah memperoleh izin penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1143 Tahun 2026 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk Program Magister pada Institut Agama Islam Al-Khairiyah.
Dengan legalitas tersebut, INSTAL membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Yang menarik, program perkuliahan dirancang dengan jadwal yang memungkinkan mahasiswa tetap menjalankan pekerjaan.
INSTAL menyediakan Reguler A dengan jadwal Jumat-Sabtu dan Reguler B pada Sabtu.
Skema tersebut menjadi pilihan bagi guru yang ingin kuliah tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar. Dengan demikian, aktivitas pendidikan di sekolah dan aktivitas akademik di kampus dapat tetap berjalan beriringan.
Program subsidi ini sekaligus menempatkan guru sebagai bagian penting dalam agenda pengembangan pendidikan Al-Khairiyah.
Sebab, kualitas pendidikan pada akhirnya sangat berkaitan dengan kualitas orang-orang yang menjalankannya.
Guru yang mendapatkan kesempatan meningkatkan pendidikan diharapkan dapat membawa pengetahuan dan pengalaman akademiknya kembali ke sekolah atau madrasah tempat mereka mengabdi.
Dari peningkatan kapasitas guru, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan peserta didik.
Dalam konteks itulah, dukungan 50 persen dari PB Al-Khairiyah menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi para pendidik di lingkungan Al-Khairiyah.
Program ini juga membuka peluang bagi para guru Al-Khairiyah di berbagai daerah untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus menghentikan aktivitas pengabdian mereka.
Pendaftaran Program Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana INSTAL telah dibuka sejak 25 Agustus 2026.
Biaya pendaftaran calon mahasiswa pascasarjana ditetapkan sebesar Rp500 ribu.
Sementara itu, teknis dan tata cara pemberian dukungan biaya pendidikan sebesar 50 persen akan diatur lebih lanjut oleh Direktur Pascasarjana INSTAL.
Para guru, ustaz, ustazah maupun tenaga akademik yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai persyaratan, mekanisme subsidi dan proses pendaftaran dapat menghubungi pihak Pascasarjana INSTAL.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui nomor 0877-7625-1437 atau 0812-1317-9326.
Bagi keluarga besar Al-Khairiyah, kesempatan ini menjadi momentum untuk menjadikan peningkatan kualitas guru sebagai bagian dari penguatan pendidikan.
Guru mengajar, guru terus belajar. Dari peningkatan kualitas pendidik, Al-Khairiyah menyiapkan masa depan pendidikan yang lebih kuat.
(Alfa/Red*)















