CILEGON, WILIP.ID – Kebutuhan tenaga kerja yang memahami standar keselamatan industri menjadi perhatian Universitas Al-Khairiyah (Unival). Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), kampus tersebut berkolaborasi dengan PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) menggelar Sharing Session HSE (Health, Safety, and Environment) Batch 2 di Kampus Al-Khairiyah, Citangkil, Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan ini menyasar mahasiswa dan alumni untuk memperluas pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan di sektor industri. Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.
Wakil Rektor I Universitas Al-Khairiyah, Muhammad Ihsan, membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan antara PT Lotte Chemical Indonesia dan BKK Unival dalam memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia industri.
Menurut Ihsan, pemahaman mengenai HSE bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan. Kompetensi tersebut menjadi salah satu aspek penting bagi lulusan yang ingin berkarier di lingkungan industri, terutama di kawasan industri dengan risiko kerja yang membutuhkan pengendalian ketat.
“Pemahaman mengenai Health, Safety, and Environment (HSE) bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kualifikasi utama yang wajib dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi saat memasuki dunia kerja, khususnya di kawasan industri,” ujar Ihsan.
Ia menilai kolaborasi dengan PT LCI menjadi salah satu langkah Unival dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesadaran terhadap budaya keselamatan kerja.
“Kolaborasi dengan PT LCI ini menjadi wujud nyata komitmen Unival dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta memiliki budaya keselamatan kerja yang tinggi,” katanya.

Praktisi Industri Berbagi Pengalaman
Dalam sesi pemaparan materi, praktisi HSE dari PT LCI memberikan penjelasan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan kecelakaan industri, hingga pengelolaan lingkungan.
Materi tersebut memberikan gambaran tentang pentingnya penerapan standar keselamatan dalam aktivitas operasional perusahaan. Di lingkungan industri, pemahaman terhadap prosedur kerja yang aman dan pengendalian risiko menjadi bagian penting untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan operasional.
Mahasiswa dan alumni yang mengikuti kegiatan itu juga berkesempatan terlibat dalam diskusi interaktif bersama para praktisi. Forum tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai praktik HSE di dunia kerja.
Memperkuat Keterhubungan Kampus dan Industri
Kolaborasi BKK Unival dan PT LCI melalui kegiatan Sharing Session HSE Batch 2 mencerminkan upaya membangun keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
Bagi perguruan tinggi, keterlibatan praktisi perusahaan dapat menjadi sarana memperkaya pembelajaran dengan pengalaman lapangan. Sementara bagi mahasiswa dan alumni, kegiatan tersebut membuka kesempatan untuk mengenali standar kompetensi yang dibutuhkan sebelum memasuki lingkungan kerja profesional.
BKK Unival dan PT LCI berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut guna mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi tuntutan industri.
Penguatan kompetensi HSE menjadi salah satu bekal yang perlu diperhatikan calon tenaga kerja. Sebab, kesiapan memasuki dunia industri tidak hanya berkaitan dengan penguasaan bidang keahlian, tetapi juga kemampuan bekerja secara aman, memahami risiko, dan menjaga lingkungan.
(Has/Red*)















