CILEGON, WILIP.ID – Di tengah hiruk-pikuk kawasan industri, geliat olahraga catur di Kota Cilegon justru menemukan momentumnya dari ruang sederhana. Kawasan Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, menjadi saksi berkumpulnya para pecinta catur—dari pelajar hingga tokoh masyarakat—dalam kegiatan pembinaan atlet muda.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari komunitas hingga dunia usaha. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi simbol bahwa pembinaan olahraga tidak bisa berdiri sendiri.
“Alhamdulillah, yang cinta catur dan yang belum cinta catur hari ini hadir semua. Ini menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak kita,” ujar Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon, Hasan Saidan, Sabtu (24/1/2026).
Hasan menegaskan, olahraga catur tidak hanya soal kompetisi, melainkan juga tentang pembentukan karakter: melatih kesabaran, strategi, dan sportivitas. Karena itu, menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah atau klub semata, melainkan perlu dukungan lintas sektor.
Menariknya, kegiatan ini awalnya tidak dirancang sebagai agenda besar. Namun, antusiasme komunitas membuat acara berkembang secara organik.
“Awalnya tidak ada rencana bikin acara besar. Tapi karena banyak yang ingin tahu seperti apa Situ Rawa Arum, akhirnya terselenggara juga,” ungkap Hasan.
Meski berlangsung secara sederhana, acara berjalan lancar dan penuh kehangatan. Para peserta tampak serius mengasah strategi, sementara para pembina memberi motivasi agar semangat berlatih terus terjaga.
Target jangka pendeknya jelas: Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah). Dari Situ Rawa Arum, Cilegon berharap lahir atlet-atlet catur yang mampu bersaing di tingkat daerah, bahkan nasional.
“Mudah-mudahan anak-anak kita bisa jadi juara dan membawa nama baik Cilegon,” harap Hasan.
Lebih dari sekadar turnamen atau latihan rutin, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa prestasi besar sering kali lahir dari ruang-ruang kecil. Dengan kolaborasi komunitas, dunia usaha, dan pemerintah, Situ Rawa Arum tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ladang harapan bagi masa depan catur Cilegon.
(Has/Red*)















