Forum Peduli Cilegon Dukung Instruksi Presiden, Minta Krakatau Steel Segera Lakukan Perampingan

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID – Dukungan terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari Forum Peduli Cilegon (FPC) yang secara khusus meminta PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjalankan agenda efisiensi dan restrukturisasi secara serius sesuai arahan pemerintah pusat.

Ketua Forum Peduli Cilegon, H. Rebudin, menegaskan bahwa langkah perampingan BUMN yang digaungkan Presiden merupakan kebijakan strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan negara sekaligus mengurangi beban yang selama ini dinilai kurang produktif.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan sinyal kuat agar perusahaan-perusahaan pelat merah lebih ramping, efisien, dan fokus pada penciptaan nilai tambah bagi negara.

“Kami sebagai bagian dari masyarakat Kota Cilegon mendukung penuh kebijakan Presiden terkait perampingan BUMN. Secara khusus kami berharap Krakatau Steel dapat menjalankan instruksi tersebut dengan baik karena perusahaan ini merupakan aset negara yang saham mayoritasnya dimiliki pemerintah,” ujar Rebudin dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Rebudin mengungkapkan, wacana restrukturisasi dan penyederhanaan struktur usaha sebenarnya bukan hal baru di tubuh Krakatau Steel. Sejak beberapa tahun terakhir, perusahaan baja nasional itu telah menjalankan sejumlah program restrukturisasi untuk memperbaiki kondisi keuangan dan operasional perusahaan.

Namun demikian, menurutnya masih diperlukan evaluasi yang lebih mendalam terhadap keberadaan berbagai anak perusahaan, cucu perusahaan hingga entitas usaha lain yang berada di bawah naungan Krakatau Steel Group.

“Berdasarkan catatan yang kami miliki, Krakatau Steel memiliki puluhan entitas usaha. Jika semangat efisiensi ingin dijalankan secara maksimal, maka perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas dan kontribusi masing-masing perusahaan tersebut,” katanya.

Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerintah yang ingin menghadirkan tata kelola BUMN yang lebih sehat dan profesional.

Selain persoalan struktur perusahaan, Forum Peduli Cilegon juga menyoroti kondisi keuangan Krakatau Steel yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan berat, termasuk persoalan utang dan kinerja usaha yang belum sepenuhnya stabil.

Rebudin mengatakan masyarakat tentu ingin mengetahui sejauh mana hasil dari berbagai program restrukturisasi yang selama ini dijalankan perusahaan.

“Kami ingin Krakatau Steel tetap berdiri kokoh di Kota Cilegon. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang dan menjadi simbol pembangunan industri nasional. Namun sebagai perusahaan negara, tentu harus ada transparansi dan akuntabilitas terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan,” tegasnya.

Menurut dia, keberadaan Krakatau Steel tidak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan masyarakat Cilegon yang sejak awal mendukung pembangunan kawasan industri baja nasional. Karena itu, upaya penyelamatan dan penguatan perusahaan harus menjadi prioritas bersama.

“Kami menghargai para pendiri dan masyarakat yang dahulu mengikhlaskan lahannya untuk pembangunan Krakatau Steel. Karena itu perusahaan ini harus terus dijaga, diperkuat dan dikelola secara profesional,” ujarnya.

Forum Peduli Cilegon juga mendorong agar kebijakan efisiensi tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan menyentuh seluruh struktur organisasi perusahaan, termasuk pada level anak usaha.

Menurut Rebudin, apabila terdapat puluhan entitas yang memiliki struktur direksi dan komisaris masing-masing, maka potensi penghematan anggaran dapat dilakukan melalui penyederhanaan organisasi yang lebih efektif.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kebijakan Presiden bukan dimaksudkan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan Krakatau Steel sebagai perusahaan strategis nasional.

“Kami ingin Krakatau Steel tetap kuat, sehat dan menjadi kebanggaan masyarakat Cilegon. Karena itu kami mendukung langkah Presiden untuk melakukan efisiensi dan perampingan BUMN, termasuk di lingkungan Krakatau Steel Group,” pungkasnya.

Forum Peduli Cilegon yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur organisasi masyarakat dan lembaga kemasyarakatan berharap kebijakan efisiensi yang tengah digulirkan pemerintah dapat menjadi momentum pembenahan tata kelola perusahaan negara, sehingga mampu meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.

(Has/Red*)