CILEGON, WILIP.ID -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon Isro Miraj mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan yang semakin mengkhawatirkan.
Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah perbukitan di Cilegon mulai mengalami penurunan pasokan air akibat minimnya curah hujan. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut jika tidak ada upaya signifikan untuk mengatasi dampak kekeringan tersebut.
Isro menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk mencari solusi jangka pendek maupun panjang.
“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air dengan bijak dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Langkah-langkah pencegahan seperti penggalian sumur bor dan penampungan air hujan juga bisa dilakukan,” kata Isro, Senin 5 Agustus 2024.
Selain itu, Isro juga mendorong pemerintah untuk segera menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah yang paling terdampak, serta mempercepat program penyediaan infrastruktur air bersih di wilayah perbukitan yang selama ini masih minim.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan melaporkan jika ada keluhan terkait kekurangan air kepada pihak berwenang. Kekeringan yang terjadi tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga berdampak pada sektor pertanian di wilayah tersebut, yang bergantung pada pasokan air.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat untuk mengatasi masalah ini bersama-sama,” pungkas Isro.















