CILEGON, WILIP.ID— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon Isro Miraj, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan moralitas yang melekat pada predikat Cilegon sebagai Kota Santri. Ajakan ini disampaikan dalam acara pengajian yang diadakan di salah satu pondok pesantren di Cilegon.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD menekankan pentingnya menjaga identitas religius Cilegon, yang telah lama dikenal sebagai kota dengan kehidupan religius yang kuat. “Cilegon sebagai Kota Santri bukan hanya sebuah julukan, tetapi sebuah tanggung jawab bagi kita semua untuk memelihara nilai-nilai agama dan budaya yang selama ini menjadi ciri khas kota kita,” kata Isro, Rabu 7 Agustus 2024.
Isro juga mengapresiasi peran pondok pesantren dan lembaga keagamaan di Cilegon yang selama ini berperan penting dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keislaman yang kuat. Ia berharap agar masyarakat, khususnya para generasi muda, dapat terus memperkuat pemahaman agama mereka dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai Kota Santri, kita harus mampu menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan sosial dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi serta akhlak mulia. Mari kita jaga kebersamaan ini dengan terus mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam setiap tindakan,” tambahnya.
Isro mendorong masyarakat untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di lingkungannya, seperti pengajian, majelis taklim, dan kegiatan sosial. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama.
Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di kota, sebagai bagian dari upaya mempertahankan predikat Kota Santri. “Cilegon yang aman, damai, dan religius adalah cita-cita kita bersama. Mari kita jaga ketertiban lingkungan kita dan terus mengembangkan budaya positif yang mencerminkan kota ini sebagai Kota Santri yang sesungguhnya,” tutupnya.















