CILEGON, WILIP.ID – Proyek pembangunan menara sinyal di Kelurahan Pabean, Kota Cilegon, menuai sorotan. Alih-alih membawa angin segar bagi wilayah yang kerap dilanda blank spot, pembangunan itu justru menimbulkan kegelisahan di tengah warga.
Sejak awal April, sebuah tower menjulang perlahan di samping kantor kelurahan. Proses pembangunan dimulai sejak Ramadan lalu—dari pengurugan tanah hingga pemasangan pagar seng tinggi yang menutup rapat pandangan warga. Namun, di balik pagar itu, muncul beragam pertanyaan yang tak kunjung dijawab.
“Kami mendukung pembangunan, karena memang sinyal di sini buruk. Tapi kenapa masyarakat lokal tidak diajak bicara sejak awal?” ujar Ahmad Haryani, Ketua Karang Taruna Pabean, kepada Wilip.id, Sabtu, 26 April 2025.
Haryani mengaku kecewa dengan sikap tertutup pihak vendor. Tak ada sosialisasi, apalagi koordinasi. Lembaga kemasyarakatan, pelaku usaha lokal, bahkan pemuda setempat—semuanya merasa diabaikan. Padahal, kata dia, proyek sebesar ini seharusnya jadi peluang memberdayakan warga.
“Sejak awal tak ada komunikasi. Kami sudah coba hubungi vendor, tapi tidak pernah ditanggapi secara serius,” ujarnya.
Lebih jauh, Haryani mempertanyakan kejelasan dokumen perizinan, termasuk Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ia menyebut, hingga kini pihak kelurahan dan tokoh masyarakat tidak pernah ditunjukkan dokumen yang menjamin legalitas proyek tersebut.
Masalah lain muncul soal keselamatan kerja. Ia menyaksikan langsung para pekerja naik ke struktur menara tanpa alat pengaman yang memadai.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi juga keselamatan. Kami khawatir kalau sampai terjadi kecelakaan kerja, atau dalam jangka panjang tower ini menimbulkan dampak kesehatan,” kata dia.
Ia menambahkan, perlu ada kajian sosial yang lebih komprehensif. Bukan sekadar mengguyur warga dengan kompensasi uang, tetapi menciptakan keterlibatan dan rasa aman dalam jangka panjang.
“Pembangunan harusnya bukan hanya urusan teknis. Ini soal kepercayaan. Dan sejauh ini, kepercayaan itu belum dibangun,” tutup Haryani.
(Red*)















