CILEGON, WILIP.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar kembali turun langsung alias blusukan, kali ini menyambangi Balai Latihan Kerja (BLK) Cilegon di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Kedatangan orang nomor satu di Kota Baja itu bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan fasilitas pelatihan benar-benar siap menunjang peningkatan kualitas SDM.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyoroti sarana pelatihan bidang otomotif yang saat ini sudah berjalan, mulai dari perawatan motor injeksi—meliputi rangka, body, elektrikal, hingga transmisi—serta pelatihan forklift. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi prioritas untuk terus ditingkatkan.
“Pelatihan sarana perawatan akan jadi fokus pengembangan BLK. Saya ke sini melihat langsung, kalau ada yang kurang akan kita usulkan di anggaran 2026,” ucapnya, Selasa, 19 Agustus 2025.
Saat ini, program pelatihan otomotif berjalan selama 32 hari dengan jumlah peserta terbatas. Namun, pada 2026 mendatang, jumlahnya diperkirakan bisa menampung hingga 40 orang.
Wali Kota optimistis, peningkatan fasilitas dan program BLK akan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Harapan saya, Januari 2026 kita sudah bisa tancap gas. BLK harus benar-benar jadi tempat lahirnya tenaga kerja terampil,” tegasnya.
(Hendra/Red*)















