Cak Moel: Doa Kami untuk Abah Salim dan Masa Depan Ekonomi Cilegon

CILEGON, WILIP.ID — Di tengah dinamika dunia usaha dan pembangunan di Kota Cilegon, semangat kebersamaan dan optimisme kembali menggema dari jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon. Melalui kegiatan tahlil dan doa bersama, para pengusaha yang tergabung di Kadin Cilegon memanjatkan harapan agar roda organisasi dan pembangunan strategis kota industri ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Tak hanya berdoa, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen Kadin untuk terus berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar. Suasana haru dan kekeluargaan tampak menyelimuti acara yang berlangsung penuh khidmat tersebut.

Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Kadin Cilegon, Mulyadi Sanusi atau akrab disapa Cak Moel, menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral terhadap seluruh pengurus, khususnya menjelang putusan kepengurusan Kadin Cilegon, sekaligus mendoakan agar proses pembangunan Pelabuhan Warnasari dapat segera terealisasi.

“Kami mendoakan agar proses pelimpahan akses jalan ke Pelabuhan Warnasari dimudahkan, serta agar Ketua dan pengurus Kadin Cilegon diberikan kekuatan, dijauhkan dari segala tuduhan hukum, dan mampu membawa organisasi ini menuju arah yang lebih baik,” ujar Cak Moel, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antara sektor industri, perdagangan, dan investasi. Kepengurusan yang kuat dan solid, kata Cak Moel, menjadi pondasi agar dunia usaha Cilegon semakin berdaya dan berkontribusi bagi pembangunan kota.

“Kami ingin Kadin Cilegon hadir sebagai rumah besar pengusaha lokal, tempat sinergi dan solusi bagi semua sektor usaha,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Moel juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi Pelabuhan Warnasari. Ia menyebut proyek ini sebagai simbol masa depan ekonomi Cilegon yang lebih terbuka dan kompetitif.

“Pelabuhan Warnasari bukan hanya proyek infrastruktur, tapi ikon kemajuan ekonomi Cilegon. Kita berharap tidak ada hambatan administratif atau kepentingan tertentu yang menghambat prosesnya,” ujarnya optimistis.

Pelabuhan Warnasari digadang-gadang akan menjadi pusat distribusi logistik baru di wilayah barat Pulau Jawa, memperkuat posisi Cilegon sebagai kawasan industri strategis di Provinsi Banten. Dengan terwujudnya proyek ini, akses perdagangan akan semakin efisien, investasi meningkat, dan lapangan kerja baru tercipta.

Doa, santunan, dan harapan dari Cak Moel serta jajaran pengurus Kadin Cilegon ini mencerminkan semangat kolaboratif antara pengusaha dan pemerintah daerah dalam membangun masa depan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kami percaya, dengan sinergi dan keikhlasan, semua tantangan bisa dihadapi. Kadin siap menjadi mitra aktif pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Cilegon,” pungkas Cak Moel.

Acara doa bersama dan santunan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan moral bagi para pelaku usaha. Di tengah situasi yang penuh tantangan, Kadin Cilegon tetap berkomitmen menjaga stabilitas iklim usaha, mendukung pembangunan strategis daerah, dan memperkuat posisi Cilegon sebagai kota industri yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

 

(Elisa/Red*)