CILEGON, WILIP.ID – Memasuki usia ke-101 tahun, Al-Khairiyah memilih merayakan hari lahirnya dengan langkah konkret. Melalui program bakti sosial renovasi 101 madrasah di berbagai wilayah, Al-Khairiyah ingin menegaskan bahwa perjuangan pendidikan tidak cukup hanya dirayakan lewat seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-101 Al-Khairiyah yang mengusung tema “Merawat Peradaban, Mendorong Kemajuan”. Di usia lebih dari satu abad, organisasi pendidikan Islam yang lahir di tanah Banten itu berupaya memperkuat kembali perannya dalam membangun generasi umat melalui pendidikan.
Ketua Panitia Harlah 101 Al-Khairiyah, Rizmi Samsul Rizal mengatakan, kegiatan renovasi madrasah merupakan bentuk nyata kepedulian Al-Khairiyah terhadap keberlangsungan pendidikan Islam di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Program bantuan renovasi 101 madrasah ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan perjuangan ulama dan pendiri Al-Khairiyah dalam membangun peradaban melalui pendidikan,” ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.
Menurut Rizmi, madrasah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, peningkatan fasilitas pendidikan dinilai penting agar proses belajar mengajar berjalan lebih layak dan berkualitas.
Ia menilai, semangat gotong royong yang dibangun dalam kegiatan sosial tersebut menjadi kekuatan utama Al-Khairiyah dalam menjaga eksistensi pendidikan berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
“Al-Khairiyah ingin terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pendidikan harus menjadi jalan mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” katanya.
Di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi yang bergerak cepat, keberadaan madrasah dinilai tetap relevan sebagai benteng pembinaan moral dan karakter generasi bangsa. Karena itu, momentum harlah tidak hanya dijadikan ajang refleksi sejarah, tetapi juga ruang memperkuat gerakan sosial dan pendidikan.
Renovasi ratusan madrasah tersebut juga dinilai menjadi pesan bahwa organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan sumber daya manusia. Al-Khairiyah, yang telah melewati perjalanan lebih dari satu abad, mencoba menunjukkan bahwa merawat pendidikan sama artinya dengan merawat masa depan peradaban bangsa.
Kegiatan Harlah ke-101 Al-Khairiyah dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan melibatkan keluarga besar Al-Khairiyah di berbagai daerah.
(Has/Red*)















