Viral Penampilan Diduga Waria di Acara Perpisahan SMPN 3 Cilegon, Alumni dan Warganet Soroti Unsur Edukasi

CILEGON, WILIP.ID – Sebuah video yang memperlihatkan penampilan seorang pria berdandan layaknya perempuan dalam acara pelepasan siswa di SMP Negeri 3 Cilegon menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial dan grup WhatsApp.

Video tersebut menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian menilai penampilan itu hanya bagian dari hiburan untuk memeriahkan acara, namun tidak sedikit yang mempertanyakan kesesuaian pertunjukan tersebut dengan lingkungan pendidikan.

Salah seorang alumni SMPN 3 Cilegon angkatan 1986–1989 yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan adanya penampilan tersebut dalam kegiatan resmi sekolah.

“Saya sebagai alumni sangat kecewa dengan panitia maupun pihak yang terlibat dalam kegiatan itu. Menurut saya masih banyak pertunjukan seni budaya yang lebih mendidik dan sesuai ditampilkan di lingkungan sekolah,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Senin (2/6/2026).

Beberapa warganet mempertanyakan proses seleksi penampilan yang ditampilkan dalam acara perpisahan siswa yang mayoritas masih berusia remaja.

Mereka menilai kegiatan sekolah seharusnya lebih mengedepankan unsur pendidikan, kreativitas, seni budaya, serta keteladanan bagi peserta didik.

“Kalau acara pribadi tentu menjadi urusan masing-masing. Namun untuk kegiatan resmi sekolah, sebaiknya mempertimbangkan aspek edukasi dan kepatutan karena disaksikan langsung oleh para siswa,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Komentar lain menyebutkan bahwa tradisi penampilan komedi dengan tokoh laki-laki yang berdandan sebagai perempuan memang kerap ditemukan dalam sejumlah pertunjukan hiburan rakyat. Namun, mereka menilai sekolah perlu lebih selektif dalam menentukan konsep acara agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Sejumlah alumni juga berharap kejadian serupa dapat menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara maupun pihak sekolah pada kegiatan mendatang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SMPN 3 Cilegon terkait video yang beredar tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak sekolah untuk memperoleh penjelasan dan klarifikasi mengenai penampilan yang menjadi sorotan publik itu.

Peristiwa ini kembali memunculkan diskusi mengenai batasan hiburan dalam lingkungan pendidikan. Di satu sisi, kegiatan perpisahan sekolah memang menjadi ruang ekspresi dan kreativitas siswa. Namun di sisi lain, masyarakat berharap setiap penampilan yang ditampilkan tetap memperhatikan nilai edukasi, budaya, serta karakter yang ingin dibangun dalam dunia pendidikan.

(Has/Red*)