Karang Taruna Cilegon Buktikan Aksi Nyata, Korban Begal Motor Terima Motor Baru

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID – Ada kalanya musibah datang tanpa aba-aba. Dalam hitungan menit, apa yang selama ini menjadi penopang kehidupan bisa lenyap begitu saja.

Itulah yang dialami Bapak Subhi, warga Kubang Welingi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Sepeda motor yang setiap hari menjadi alat mencari nafkah raib digondol pencuri. Sejak saat itu, aktivitasnya berubah. Langkahnya terasa lebih berat, harapan seolah ikut dibawa pergi bersama kendaraan yang hilang.

Kisah pilu itu menyentuh hati banyak orang. Di tengah derasnya arus informasi, masih ada mereka yang memilih tidak sekadar bersimpati, tetapi benar-benar bertindak.

Minggu, 2 Agustus 2026, menjadi hari yang tak akan mudah dilupakan Bapak Subhi.

Di hadapan warga, Karang Taruna Kota Cilegon bersama Karang Taruna Kecamatan Purwakarta dan seluruh Karang Taruna kelurahan se-Kecamatan Purwakarta datang membawa sebuah kejutan. Bukan sekadar ucapan penghiburan, melainkan satu unit sepeda motor baru lengkap dengan BPKB, STNK, dan kunci kendaraan.

Sebuah bantuan yang bukan hanya mengembalikan kendaraan yang hilang, tetapi juga menghidupkan kembali harapan yang sempat redup.

Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Ahmad Aflahul Aziz, menegaskan bahwa aksi tersebut lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

“Hari ini kami ingin membuktikan bahwa Karang Taruna harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah bantuan nyata hasil kebersamaan dan kepedulian banyak orang,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran organisasi kepemudaan tidak boleh hanya terlihat dalam kegiatan formal, tetapi harus mampu menjadi sandaran ketika warga sedang berada dalam kesulitan.

Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.

“Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah dan dibalas berlipat oleh Allah SWT. Kami ingin menghidupkan kembali marwah gotong royong di Kota Cilegon,” katanya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Purwakarta, Rifki Ravsanjani, mengaku bersyukur bantuan tersebut akhirnya sampai ke tangan Bapak Subhi.

“Semoga sepeda motor ini bisa kembali membantu aktivitas sehari-hari dan menjadi awal bangkitnya semangat Pak Subhi untuk kembali mencari nafkah,” tuturnya.

Kebahagiaan juga dirasakan Ketua RW 03 Kubang Welingi, Saeful. Ia mengaku terharu melihat perhatian yang mengalir kepada warganya.

“Alhamdulillah, rezeki Pak Subhi seperti terus berdatangan. Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan pembangunan rumah, kini Allah kembali menghadirkan jalan melalui Karang Taruna dengan memberikan sepeda motor. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini,” ungkapnya.

Di balik satu unit sepeda motor yang diserahkan, tersimpan pesan yang jauh lebih besar.

Bahwa ketika satu orang tertimpa musibah, masih ada banyak tangan yang siap mengangkatnya kembali. Ketika harapan hampir padam, kepedulian mampu menyalakan cahaya baru.

Bagi Bapak Subhi, hari itu bukan sekadar menerima kendaraan pengganti. Hari itu menjadi bukti bahwa ia tidak sendirian menghadapi cobaan.

Dan bagi Karang Taruna Kota Cilegon, aksi ini menjadi pengingat bahwa organisasi bukan hanya dikenal dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena pada akhirnya, kepedulian bukan sekadar kata-kata. Kepedulian adalah keberanian untuk hadir, mengulurkan tangan, dan mengubah air mata menjadi senyum penuh harapan.

(Has/Red*)