CILEGON, WILIP.ID – Produk emping dari Lingkungan Gempol Wetan, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, membuktikan kualitasnya dalam ajang Jawara UMKM Provinsi Banten. Dalam kegiatan yang digelar di Alun-alun Kota Cilegon, Jumat (30/10/2026), emping Gempol Wetan berhasil meraih juara pertama dan juara ketiga.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari pengurus lingkungan. Ketua RT 04 RW 03 Lingkungan Gempol Wetan, Faturrohman, menyampaikan penghargaan kepada para pelaku usaha, khususnya kaum ibu yang selama ini konsisten mengembangkan produksi emping sebagai salah satu sumber penghasilan keluarga.
Menurut Faturrohman, capaian tersebut bukan sekadar kebanggaan karena berhasil meraih penghargaan dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, prestasi ini menjadi bukti bahwa produk UMKM dari lingkungan masyarakat memiliki kualitas dan daya saing untuk tampil di tingkat yang lebih luas.
“Kami atas nama pengurus lingkungan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku usaha emping Gempol Wetan. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas emping kami tidak diragukan,” ujar Faturrohman.

Ia menjelaskan, usaha produksi emping selama ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama kaum ibu di Lingkungan Gempol Wetan.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, aktivitas produksi emping tidak hanya menjadi kegiatan usaha rumahan, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi terhadap pendapatan keluarga.
Karena itu, Faturrohman berharap prestasi dalam ajang Jawara UMKM Banten dapat menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas produk sekaligus mengembangkan pemasaran.
Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak cukup hanya diukur dari penghargaan yang diperoleh. Keberlanjutan usaha, peningkatan produksi, serta terbukanya akses pasar menjadi hal penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Prestasi emping Gempol Wetan sekaligus menunjukkan bahwa potensi ekonomi lokal dapat tumbuh dari lingkungan permukiman. Dengan dukungan masyarakat dan perhatian terhadap pengembangan UMKM, produk rumahan memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
(Alfa/Red*)















