Cilegon Jadi Tuan Rumah Budaye Cilegon Fest & International Folk Arts 2025, Gaet Delegasi dari 4 Negara

CILEGON, WILIP.ID – Suasana hangat terasa di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon pada Kamis malam, 7 Agustus 2025. Di sinilah, Wali Kota Cilegon, Robinsar, secara resmi membuka perhelatan akbar Budaye Cilegon Festival & International Folk Arts (BC-FIFA) 2025. Bukan sekadar seremoni, festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan wajah budaya Cilegon ke panggung internasional.

“Budaya bukan hanya soal seni, tapi juga tentang identitas, kebanggaan, dan daya saing. BC-FIFA adalah investasi sosial sekaligus ekonomi,” ujar Robinsar dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat tamu undangan.

Empat Negara Sahabat Hadir, Cilegon Jadi Tuan Rumah Dunia

Menariknya, BC-FIFA 2025 menghadirkan perwakilan budaya dari empat negara sahabat: Korea Selatan, Rusia, Bulgaria, dan India. Setiap delegasi dijadwalkan menampilkan pertunjukan budaya otentik yang menjadi ciri khas negaranya masing-masing.

“Kami bangga bisa menyambut mereka di Cilegon. Ini momen berharga untuk saling mengenal lewat kebudayaan,” kata Robinsar. Ia menekankan pentingnya menjadikan Cilegon sebagai tuan rumah yang ramah, siap, dan terbuka terhadap keragaman.

Festival sebagai Titik Temu Budaya dan Ekonomi Kreatif

Lebih dari sekadar tontonan budaya, BC-FIFA 2025 juga dirancang sebagai ruang untuk menggeliatkan ekonomi kreatif lokal. Melibatkan pelaku UMKM, seniman lokal, komunitas budaya, hingga relawan muda, festival ini diharapkan mampu menjadi lokomotif baru bagi pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

“Festival ini bukan milik pemerintah, tapi milik rakyat Cilegon. Kita harus menjadikannya kebanggaan bersama,” ujar Robinsar penuh semangat.

Panggung Edukasi bagi Generasi Muda

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon pun turut ambil bagian dalam menyukseskan BC-FIFA. Melalui festival ini, mereka ingin menghadirkan ruang edukatif yang mempertemukan nilai-nilai lokal dengan perspektif global.

“BC-FIFA 2025 bukan hanya selebrasi seni dan budaya, tetapi juga momentum edukatif yang menanamkan kesadaran budaya kepada generasi muda. Kami percaya, budaya yang hidup dan berkembang adalah fondasi kuat masa depan kota ini,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Heni Anita Susila.

Mereka juga mengajak para pendidik, siswa, dan seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam festival ini. Tujuannya tak lain agar masyarakat—khususnya generasi muda—bangga terhadap budaya lokal sekaligus terbuka terhadap keberagaman.

Ajakan untuk Menikmati dan Menjaga Festival

BC-FIFA 2025 akan berlangsung hingga 10 Agustus 2025. Dalam penutupan sambutannya, Robinsar mengajak seluruh warga Cilegon untuk hadir, meramaikan, serta menjaga kenyamanan selama festival berlangsung.

“Mari kita sambut para tamu dengan keramahan khas Cilegon. Jaga ketertiban, nikmati pertunjukannya, dan jadikan BC-FIFA sebagai titik balik Cilegon menuju kota budaya kelas dunia,” pungkasnya.

 

(ADV/Elisa/Red*)