TANGERANG SELATAN, WILIP.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Cilegon secara terbuka menyatakan dukungan kepada Andi Jempol untuk maju sebagai calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cilegon.
Pernyataan sikap tersebut dibacakan pada penutupan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC HIPPI Kota Cilegon yang digelar di Tangerang Selatan, Minggu (28/6). Dukungan itu menjadi salah satu keputusan strategis organisasi dalam menyikapi dinamika kepemimpinan dunia usaha di Kota Cilegon.
Dewan Pembina DPC HIPPI Kota Cilegon, H. Suhandi, yang akrab disapa Andi Jempol, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan keluarga besar HIPPI. Menurutnya, dukungan tersebut bukan sekadar dukungan personal, melainkan amanah untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara organisasi pengusaha, pemerintah, dan dunia industri.
“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi dukungan dari HIPPI. Ini menjadi energi bagi saya untuk terus membangun kolaborasi demi kemajuan dunia usaha di Kota Cilegon,” ujarnya.
Suhandi menuturkan, perjalanan organisasinya berawal dari HIPPI. Dari organisasi itulah ia mengaku mendapatkan pengalaman, jejaring usaha, hingga pembelajaran kepemimpinan yang menjadi bekal dalam berkiprah sebagai pengusaha.
“Organisasi pertama yang saya ikuti adalah HIPPI. Di sini saya belajar membangun relasi, memperluas jaringan bisnis, dan berkolaborasi dengan para pengusaha. Pengalaman itulah yang menjadi modal apabila diberikan amanah memimpin KADIN,” katanya.
Ia menilai KADIN ke depan membutuhkan figur yang mampu menyatukan seluruh elemen pengusaha tanpa membedakan latar belakang organisasi. Menurutnya, tantangan dunia usaha di Kota Cilegon hanya dapat dijawab melalui kolaborasi yang kuat.

Sementara itu, Ketua DPC HIPPI Kota Cilegon Muhammad Zia Ulhaq menegaskan bahwa dukungan kepada Andi Jempol merupakan hasil kesamaan pandangan organisasi terhadap kebutuhan kepemimpinan KADIN yang lebih inklusif dan kolaboratif.
“Kami ingin KADIN dipimpin oleh sosok yang memahami dunia usaha dari bawah, mampu membangun komunikasi dengan semua organisasi, dan membuka ruang kolaborasi bagi pengusaha lokal,” katanya.
Zia menambahkan, HIPPI tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi pengusaha. Sebaliknya, HIPPI ingin mengambil peran aktif dengan mendorong kader yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak organisasi.
“Daripada mencari figur yang jauh, lebih baik mendukung kader yang lahir dan dibesarkan dari proses organisasi. Yang terpenting, siapa pun yang memimpin nanti harus mampu merangkul semua elemen dunia usaha,” ujarnya.
Melalui Pernyataan Sikap DPC HIPPI Kota Cilegon, organisasi menegaskan lima poin utama, yakni memberikan dukungan penuh kepada Andi Jempol sebagai calon Ketua KADIN Kota Cilegon, meyakini kapasitas dan integritasnya, mendorong proses pemilihan yang demokratis, serta mengajak seluruh pelaku usaha menjaga persatuan dan kondusivitas organisasi.
Dukungan HIPPI menambah daftar dukungan yang sebelumnya mengalir dari sejumlah komunitas dan kelompok pengusaha lokal terhadap pencalonan Andi Jempol dalam kontestasi Ketua KADIN Kota Cilegon.
Bagi HIPPI, kontestasi Ketua KADIN bukan semata memilih seorang pemimpin organisasi, tetapi menentukan arah kebijakan dunia usaha Kota Cilegon ke depan. Karena itu, organisasi berharap kepemimpinan baru KADIN mampu memperkuat posisi pengusaha lokal sebagai mitra strategis pemerintah dan industri, sekaligus membuka ruang investasi yang sehat, profesional, dan berpihak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
(Has/Red*)















