Santuni 41 Anak Yatim di 10 Muharram, Partai Gelora Cilegon Tanamkan Kader Peduli dan Solutif untuk Bangsa

CILEGON, WILIP.ID – Peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan DPD Partai Gelora Kota Cilegon untuk menegaskan bahwa politik tidak hanya berbicara tentang perebutan kekuasaan, tetapi juga kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan santunan kepada 41 anak yatim, Partai Gelora menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sebagai bagian dari proses kaderisasi.

Kegiatan bertajuk “Melalui Kaderisasi Kita Wujudkan Generasi yang Peduli dan Solutif atas Persoalan Bangsa” itu berlangsung di Lingkungan Jublin, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Sabtu (27/6/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Gelora Kota Cilegon H. Fikri Hanif Maulana, Anggota DPRD Kota Cilegon Hikmatullah, para ulama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Cilegon, H. Fikri Hanif Maulana, mengatakan santunan anak yatim bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter kader agar memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Kader Partai Gelora harus memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat dan segala hal yang berkaitan dengan persoalan bangsa. Karena itu, santunan anak yatim ini menjadi bagian dari kaderisasi. Kami ingin melahirkan generasi yang peduli, hadir di tengah masyarakat, dan mampu menjadi bagian dari solusi,” kata Fikri.

Pria yang merupakan lulusan Jerman itu menegaskan, Partai Gelora ingin membangun budaya politik yang lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata, bukan sekadar retorika.

Di hadapan anak-anak yatim, Fikri juga memberikan motivasi agar mereka tidak kehilangan semangat dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin selama dibarengi dengan kerja keras, pendidikan, dan doa.

“Adik-adik harus tetap bahagia, terus semangat belajar dan jangan pernah menyerah. Kami di Partai Gelora bukan orang-orang hebat, kami hanya menjalankan amanah dan berharap apa yang kami lakukan hari ini bisa memberi manfaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak yang harus dijaga bersama. Karena itu, Partai Gelora berkomitmen mengawal agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan.

“Pendidikan adalah hak yang wajib diperjuangkan. Negara, wakil rakyat, dan seluruh elemen masyarakat harus memastikan hak itu benar-benar dirasakan oleh anak-anak. Kami ingin cita-cita mereka bisa terwujud,” tegasnya.

Dalam suasana penuh keakraban, Fikri bahkan mengajak anak-anak berdialog mengenai cita-cita mereka. Ia meminta mereka untuk tidak pernah memupus harapan, sebab masa depan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.

“Kita tidak pernah tahu apa yang Allah tetapkan untuk masa depan kita. Selama terus berusaha, belajar, dan berdoa, insyaallah apa yang dicita-citakan bisa terwujud,” ucapnya.

Fikri menambahkan, fokus utama Partai Gelora adalah menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Baginya, organisasi politik harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan.

“Umat yang terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Karena itu kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi terus menjadi budaya kader Partai Gelora dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

Melalui momentum 10 Muharram yang identik dengan kepedulian terhadap anak yatim, Partai Gelora Kota Cilegon berharap semangat berbagi dan nilai kemanusiaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus menjadi fondasi lahirnya kader-kader yang memiliki kepedulian sosial, integritas, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

(Has/Red*)