PPP Kota Cilegon Salurkan 24 Ton Air Bersih untuk Warga Gunung Batur dan Tembulun

CILEGON, WILIP.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Lingkungan Gunung Batur dan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kamis (30/7/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.

Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon, Erza Erdiansyah, mengatakan penyaluran bantuan air bersih merupakan wujud nyata kehadiran PPP di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Menurut Erza, sebanyak enam mobil tangki atau sekitar 24 ton air bersih disalurkan kepada warga. Distribusi bantuan diprioritaskan untuk Lingkungan Gunung Batur I, Gunung Batur II, dan Tembulun yang selama ini menjadi wilayah terdampak kekeringan.

“Mudah-mudahan bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat di tiga wilayah perbukitan tersebut,” ujar Erza.

Ia menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, persoalan kekurangan air bersih perlu segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Kesulitan memperoleh air bersih harus segera ditangani agar tidak memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat,” katanya.

Erza juga mengaku terharu melihat antusiasme warga saat menerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, kami melihat masyarakat sangat senang dan antusias dengan adanya bantuan air bersih ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 Gunung Batur, Kelurahan Mekarsari, Mustofa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPC PPP Kota Cilegon atas kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kekeringan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PPP yang telah membantu masyarakat kami. Setiap musim kemarau tiba, warga di sini memang selalu mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Mustofa.

Ia menjelaskan, krisis air bersih di wilayah Gunung Batur dan sekitarnya merupakan persoalan yang berulang setiap tahun saat musim kemarau. Karena itu, ia berharap adanya solusi jangka panjang agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan bantuan saat kondisi darurat.

(Has/Red*)