Berita  

Isro Miraj Serap Aspirasi Paguyuban Jawa Timur, Seni Budaya Harus Dihidupkan Kembali di Cilegon

 

 

CILEGON,WILIP.ID -Calon Wali Kota Cilegon Isro Miraj menyerap aspirasi dari Paguyuban Jawa Timur di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Selasa Malam, 30 Juli 2024. Salah satu aspirasi yang disampaikan saat dialog interaktif adalah menghidupkan kembali pagelaran seni budaya yang hampir hilang di Kota Cilegon.

Ketua Peguyuban Jawa Timur Didi Sugeng mengatakan Kota Cilegon seperti miniatur Indonesia yang dihuni oleh berbagai suku dan etnis. Peguyuban Jawa Timur yang bergerak di bidang sosial, seni dan budaya telah lama berkembang di Kota Cilegon dengan jumlah anggota lebih dari 3.600 keluarga.

“Meski pun berasal dari Jawa Timur, namun kita semua sudah tinggal di Cilegon sejak puluhan tahun lalu. Sudah ber-KTP Cilegon, hingga menikah atau berkeluarga dengan orang Cilegon, ” kata Didi saat menyampaikan aspirasi.

Pertunjukan seni budaya yang dibawa dari Jawa Timur turut berkembang di Kota Cilegon. Pagelaran seni budaya Jawa Timur kerap menghiasi event ulang tahun Kota Cilegon. Namun beberapa tahun terakhir, Didi menyesalkan event pagelaran seni budaya telah berkurang.

“Salah satu ruang seni budaya yang hilang di Kota Cilegon ya seperti pawai. Biasanya di Ulang Tahun Cilegon dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Padahal ini event yang menunjukan betapa beragam masyarakat Cilegon, baik pribumi maupun pendatang, ” kata Didi.

Menurut Didi, Paguyuban Jawa Timur sangat menjunjung filosofi “Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung” yang memiliki arti memiliki tanggungjawab untuk sama-sama membangun Kota Cilegon.

Sementara itu, Fifit Safiudin warga asal Pasuruan yang kini tinggal di kelurahan Gerem mengeluhkan persoalan polusi udara dari pabrik di Lingkungan Sumur Wuluh. Ditambah lagi kesempatan kerja yang masih sulit didapatkan oleh pemuda yang tinggal berdekatan dengan industri.

“Banyak aspirasi yang ingin disampaikan, baik kesehatan, pendidikan, lingkungan dan infrastruktur, maka perlu ada sosok pemimpin di Kota Cilegon yang lebih baik untuk kesejahteraan warganya,” kata Fifit.

Calon Wali Kota Cilegon Isro Miraj mengatakan dalam membangun sebuah daerah perlu ruang mendengarkan aspirasi untuk menggali ide dan gagasan. Pertemuan dengan Paguyuban Jawa Timur adalah bagian untuk menyerap aspirasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Cilegon Maju.

“Membangun daerah harus juga membuka ruang dialog dengan berbagai masyarakat untuk menyerap aspirasi untuk pembangunan Cilegon maju. Apalagi banyak kemajuan pembangunan infrastruktur yang dapat dicontoh dari Jawa Timur, ” kata Isro.

Kota Surabaya menjadi percontohan dengan kemajuan infrastruktur, teknologi, hingga Reformasi birokrasi. Selama menjadi Ketua DPRD Kota Cilegon, banyak inspirasi dari program-program pembangunan di Jawa Timur yang bisa didesain sesuai kebutuhan di Kota Cilegon.

“Cilegon Maju bisa terwujud dengan kebersamaan atau kolaborasi. Maka perlu adanya ide dan gagasan untuk memperbaiki persoalan pembangun yang kurang baik dan menjadi lebih baik lagi, ” kata Isro.