CILEGON, WILIP.ID – Tim Serangkai menegaskan komitmennya dalam mendukung iklim investasi yang aman dan kondusif di Kota Cilegon. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban yang digelar di basecamp Tim Serangkai dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi dan mempererat silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Tim Serangkai.
Ketua Tim Serangkai, Nino Suyitno, mengatakan keberadaan tim yang dipimpinnya bertujuan untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya investasi yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan para tokoh yang selama ini memberikan arahan dan semangat kepada kami. Momentum kurban ini menjadi simbol kebersamaan dalam mendukung pembangunan di Kota Cilegon,” ujar Nino kepada awak media.
Menurutnya, salah satu investasi strategis yang saat ini tengah menjadi perhatian adalah pembangunan pabrik plastik PT Wankai di kawasan industri Cilegon. Proyek tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi yang cukup besar apabila dapat berjalan sesuai rencana.
Karena itu, kata Nino, seluruh elemen masyarakat perlu menjaga situasi tetap kondusif agar proses investasi tidak terganggu. Ia menilai stabilitas sosial dan keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan kepercayaan investor.
“Kami ingin investasi ini berjalan dengan baik. Jangan sampai muncul kegaduhan yang dapat menghambat proses pembangunan. Yang paling penting, masyarakat Cilegon harus ikut merasakan manfaatnya, baik melalui kesempatan kerja maupun keterlibatan pengusaha lokal,” katanya.
Nino mengungkapkan, saat ini sekitar 40 ormas dan LSM telah menyatakan bergabung dan mendukung Tim Serangkai dalam mengawal proses pembangunan investasi tersebut.
Menurutnya, dukungan berbagai elemen masyarakat itu menunjukkan adanya semangat bersama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama proyek berlangsung.
“Kurang lebih ada 40 ormas dan LSM yang bersama kami. Tujuannya sama, yakni menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pembangunan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyek PT Wankai saat ini masih berada pada tahap awal pekerjaan pemancangan. Meski demikian, Tim Serangkai mengaku telah dilibatkan dalam proses pengamanan dan koordinasi di lapangan.
“Proyek masih tahap awal. Saat ini masih proses pemancangan. Namun kami sudah mulai dilibatkan dalam pengamanan dan pengawalan kegiatan di lapangan,” ungkapnya.
Selain fokus pada kelancaran investasi, Tim Serangkai juga menyoroti pentingnya pemberdayaan pelaku usaha lokal. Nino menegaskan pihaknya akan terus mendorong agar pengusaha asal Cilegon memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam berbagai kebutuhan proyek.
Menurutnya, keterlibatan pengusaha lokal merupakan bagian penting dari pemerataan manfaat investasi yang masuk ke daerah.
“Pengusaha lokal harus mendapatkan ruang dan kesempatan. Kami ingin investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Cilegon,” tegasnya.
Terkait penyerapan tenaga kerja, Nino mengakui jumlah pekerja lokal yang terlibat saat ini masih terbatas mengingat proyek belum memasuki fase konstruksi utama. Namun ia optimistis kebutuhan tenaga kerja akan meningkat seiring perkembangan pembangunan.
“Saat ini memang masih terbatas karena proyeknya baru tahap awal. Ke depan, ketika pembangunan memasuki tahap yang lebih besar, peluang kerja bagi masyarakat tentu akan semakin terbuka,” katanya.
Nino juga menyinggung komitmen awal manajemen PT Wankai yang disebut memprioritaskan masyarakat lokal, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan proyek. Komunikasi antara perusahaan dan masyarakat saat ini, lanjutnya, dilakukan melalui perwakilan perusahaan yang bertugas menjembatani berbagai kebutuhan koordinasi di lapangan.
“Kami berharap komitmen untuk melibatkan masyarakat lokal tetap dijalankan sehingga keberadaan investasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga sekitar,” pungkasnya.
(Has/Red*)















