PANDEGLANG, WILIP.ID – Belakangan ini, banyak komentar yang muncul mengenai harga makanan di Warkop Betawi yang dianggap sangat terjangkau.
Beberapa pengunjung bahkan bertanya, “Kapan bisa kaya kalau harga makanannya segitu Beh ?” dan ada juga yang memuji keberanian untuk menetapkan harga yang begitu murah.
Menurut pemilik Warkop Betawi Zulfikar harga yang terjangkau memang sengaja diterapkan dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
“Saya ingin meniru strategi orang-orang Tionghoa, yang berhasil menjual barang dengan harga murah namun mendapatkan keuntungan berulang kali dari banyak pembeli,” ujar Zulfikar atau lebih akrab disapa Om Babeh, Rabu (1 Januari 2025) Kepada Jurnalis Wilip.id

Warkop Betawi berlokasi di Kampung Kumalirang, atau belakang SD Kabayan IV Pandeglang, sebuah daerah dengan daya beli yang berbeda jika dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Cilegon, Serang, atau Jakarta.
Pemilik juga mengungkapkan bahwa keyakinan yang dia pegang adalah, “Buat produk sebaik mungkin dan jual dengan harga semurah mungkin, karena rezeki tidak selalu tentang uang.” Ini adalah prinsip yang ditanamkan oleh gurunya yang dianggap sebagai salah satu sumber inspirasi dalam menjalankan bisnis ini.
Selain itu, pemilik melihat bahwa banyak orang yang memberikan makanan secara gratis, tetapi justru mendapati rezeki yang semakin melimpah. “Rezeki itu bukan hanya soal uang, tetapi juga berkah yang datang dari niat baik,” tambahnya.
Dengan semangat tersebut, pemilik Warkop Betawi berharap dapat terus memberikan yang terbaik untuk pelanggan, sambil tetap menjaga prinsip-prinsip yang telah diyakini. “Bismillah, Insya Allah, ini yang terbaik yang coba saya jalani,” tutupnya.













