Pasca Hujan Deras, Tim Jurnalis Wilip Online Petakan Titik Banjir di Purwakarta Cilegon

{"source_type":"vicut","data":{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"16.9.0","enterFrom":"home_draft","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"0DKQTUJY-KLWN-MI8S-I1AN-AGWA2S5583DT","pictureId":"0DKQTUJY-KLWN-MI8S-I1AN-AGWA2S5583DT","capability_name":"capcut_photo_editor"},"tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"16.9.0","enterFrom":"home_draft","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"0DKQTUJY-KLWN-MI8S-I1AN-AGWA2S5583DT","pictureId":"0DKQTUJY-KLWN-MI8S-I1AN-AGWA2S5583DT","capability_name":"capcut_photo_editor"}"}

CILEGON, WILIP.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (8/3/2026) meninggalkan jejak genangan di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga di beberapa titik wilayah Kecamatan Purwakarta sempat lumpuh dan sulit dilintasi kendaraan.

Pasca banjir, Tim Jurnalis Wilip Online merilis daftar titik rawan genangan di Kecamatan Purwakarta yang dilaporkan warga sebagai lokasi terdampak cukup parah. Pendataan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemetaan lapangan agar pemerintah dan masyarakat mengetahui titik-titik yang kerap menjadi langganan banjir.

Berdasarkan laporan warga dan hasil pemantauan di lapangan, terdapat sedikitnya delapan titik yang mengalami genangan cukup tinggi sehingga membuat warga terjebak dan kendaraan tidak dapat melintas.

Adapun sejumlah titik tersebut antara lain:

1. Kedawung

2. Kaligandu depan Bank Sampah

3. Kaligandu depan SMPN 12 Cilegon

4. Sumampir depan Perumahan Golf Asri

5. Perempatan lampu merah Kodim Cilegon

6. Jalan belakang Metro Cilegon dekat akses tol

7. Jalan Kubang Lampit

8. Jembatan Pabean

Genangan di beberapa titik tersebut bahkan sempat membuat arus lalu lintas terhambat. Warga yang hendak melintas terpaksa memutar arah atau menunggu air surut karena ketinggian air dinilai cukup berisiko bagi kendaraan.

Tim Jurnalis Wilip Online menyebutkan, rilis titik banjir ini dilakukan sebagai bentuk respon terhadap banyaknya laporan warga yang disampaikan melalui pesan singkat maupun media sosial selama hujan deras berlangsung.

Pendataan ini juga menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase, saluran air, hingga tata kelola lingkungan di kawasan yang kerap terendam.

“Ini berdasarkan permintaan warga agar titik-titik banjir bisa diketahui publik. Rilis berikutnya akan menyusul untuk wilayah kecamatan lain di Kota Cilegon,” ujar tim Jurnalis Wilip Online, Minggu (8/3/2026).

Fenomena banjir yang kembali terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi menunjukkan bahwa sejumlah kawasan di Kota Cilegon masih rentan terhadap genangan. Tanpa penanganan serius terhadap drainase dan pengendalian aliran air, titik-titik tersebut berpotensi kembali terendam setiap musim hujan tiba.

 

(Has/Red*)