CILEGON, WILIP.ID – Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya mendorong pertumbuhan industri pernikahan di wilayahnya. Dalam rangka memperkenalkan potensi ini, Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, resmi membuka The Royale Wedding Fest 2025 di Ballroom Hotel The Royale Krakatau pada Jumat, 25 April 2025.
Acara ini diselenggarakan selama dua hari, hingga 26 April 2025, dengan menghadirkan lebih dari 30 vendor pernikahan dari berbagai bidang.
Fajar Hadi Prabowo mengungkapkan rasa bangganya terhadap penyelenggaraan festival pernikahan tersebut.
“Kami sangat terkesan, karena awalnya kami berpikir acara sebesar ini hanya bisa digelar di kota-kota besar. Namun, Cilegon ternyata mampu menyelenggarakan event sebesar ini, bahkan yang terbesar di Cilegon dan Serang,” ujar Fajar dengan antusias.
Selain itu, Fajar juga membocorkan rencana besar Pemerintah Kota Cilegon untuk mendukung industri pernikahan. Pemerintah berencana untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) yang khusus mengembangkan keterampilan di sektor pernikahan.
“Kami berencana menyiapkan BLK yang fokus pada industri pernikahan. Tak hanya pelatihan untuk Make Up Artist (MUA), tetapi juga fotografi pernikahan, dekorasi, hingga pelatihan Master of Ceremony (MC),” jelas Fajar.
Inisiatif tersebut bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan kualitas usaha pernikahan di Cilegon.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami harap vendor pernikahan di Cilegon semakin berkembang, baik dari segi jumlah maupun kualitas. Pernikahan di Indonesia bukan hanya sebuah acara, tetapi telah menjadi bagian dari budaya yang sangat dihargai,” lanjutnya.
Fajar juga berharap, dengan adanya BLK yang difokuskan pada industri pernikahan, para pelaku usaha pernikahan di Cilegon akan lebih terampil dan siap menghadapi pasar yang semakin kompetitif.
Senada dengan Fajar, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Linda Rohyati Fatimah, turut memberikan dukungannya.
“Industri pernikahan merupakan bagian dari sektor pariwisata dan industri kreatif yang terus berkembang. Festival ini adalah langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi antara pariwisata dan industri pernikahan di Provinsi Banten,” ungkap Linda.
Festival pernikahan ini menjadi bukti nyata perkembangan industri pernikahan di Cilegon, dengan menghadirkan berbagai vendor dan layanan terkait, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor ini.
Sebagai salah satu sektor kreatif yang menjanjikan, industri pernikahan diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong perekonomian lokal dan memperkuat citra Cilegon sebagai kota yang berkembang dalam berbagai sektor industri kreatif.
Ke depannya, dengan adanya BLK khusus untuk industri pernikahan, diharapkan Cilegon bisa menjadi pusat pengembangan talenta dan layanan terbaik untuk pasangan yang ingin merayakan hari bahagia mereka.
(Red*)















