Perkuat Solidaritas, Sopir Ambulans Cilegon Gelar Silaturahmi di Posko 119

foto : Momen kebersamaan para sopir ambulans dari sembilan puskesmas di Kota Cilegon dalam acara silaturahmi bertajuk *Pilot Ambulans Puskesmas Cilegon* di Posko 119, Minggu (13/7/2025). Acara ini menjadi wadah mempererat solidaritas, memperkuat koordinasi, dan membangun sinergi antarunit layanan darurat medis di wilayah Cilegon dan sekitarnya.

CILEGON, WILIP.ID – Di balik sirine yang meraung dan kejar-kejaran dengan waktu, ada solidaritas kuat yang tumbuh di antara para pengemudi ambulans. Pada Minggu (13/7/2025), para sopir ambulans dari sembilan puskesmas di Kota Cilegon menggelar acara silaturahmi bertajuk Pilot Ambulans Puskesmas Cilegon, yang berlangsung di Posko 119 Cilegon.

Bukan sekadar temu kangen, acara ini menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, membangun sinergi, sekaligus memperkuat koordinasi antarunit ambulans di wilayah Cilegon dan sekitarnya. Acara yang diinisiasi oleh para pengemudi sendiri ini turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai komunitas dan instansi, seperti Paguyuban Unit Mobil Ambulans (PUMA), Relawan Ambulans Indonesia (RAI), Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM), hingga Dinas Kesehatan Cilegon.

Suasana berlangsung hangat, penuh canda dan tawa. Setelah sesi diskusi dan sambutan, kegiatan ditutup dengan makan siang bersama—momen sederhana yang mempererat keakraban.

Lebih dari Sekadar Mengemudi

Rudi, Ketua PAC PUMA Cilegon, menegaskan pentingnya kerja sama lintas komunitas. Ia menyebut bahwa keberadaan komunitas seperti PUMA bukan hanya simbol persaudaraan, tapi juga menjadi jaringan pendukung yang aktif dalam kondisi darurat.

“PUMA bukan sekadar komunitas biasa. Kita bisa saling bantu, entah itu urusan oksigen, mencari mobil ambulans, peti jenazah, bahkan tiket kapal untuk evakuasi pasien,” kata Rudi di hadapan peserta.

Senada, Beben dari RAI menekankan peran penting paguyuban dalam mempercepat koordinasi lapangan dan berbagi informasi penting.

“Komunitas seperti ini penting untuk mempercepat koordinasi, saling berbagi informasi lapangan, dan saling bantu dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Deni, perwakilan dari Pilot Ambulans Puskesmas Cilegon sekaligus tuan rumah acara, mengaku senang dan mengapresiasi kehadiran berbagai pihak dalam pertemuan ini. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa digelar secara rutin.

Menjaga Api Solidaritas

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam pertemuan ini adalah Husnan, salah satu pengemudi senior di Kota Cilegon. Dengan penuh semangat, ia mengajak generasi muda pengemudi ambulans untuk terus menjaga semangat solidaritas dan saling tolong.

“Saya berharap semangat ini tidak padam. Kita harus terus jaga kebersamaan dan terus wariskan ke adik-adik kita,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Posko 119 yang telah memfasilitasi acara tersebut.

Bukan Acara Seremonial Biasa

Lebih dari sekadar ajang kumpul-kumpul, silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem kolaborasi yang lebih kuat dalam penanganan rujukan pasien, evakuasi medis, dan pelayanan kesehatan lintas wilayah.

Para pengemudi ambulans berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin ke depan. Sebab di balik profesi mereka yang tak jarang luput dari sorotan, tersimpan peran penting dalam menyelamatkan nyawa dan memastikan setiap pasien tiba tepat waktu.

(Elisa/Red*)