Ekbis  

Wedding Intimate Kian Diminati Gen Z, Saung Mang Pendi Tawarkan Resepsi Elegan dengan Biaya Bersahabat

 

SERANG, WILIP.ID – Pergeseran gaya hidup generasi muda turut mengubah cara memaknai pesta pernikahan. Jika dahulu resepsi megah dengan ribuan tamu menjadi simbol kemeriahan, kini banyak pasangan dari kalangan Generasi Z justru memilih konsep Wedding Intimate, yakni pernikahan yang lebih sederhana, hangat, dan efisien tanpa mengurangi kesan sakral maupun elegan.

Fenomena ini tidak hanya menjadi tren, tetapi juga dianggap sebagai solusi di tengah kondisi ekonomi yang menuntut calon pengantin lebih bijak mengelola keuangan. Alih-alih menghabiskan anggaran besar untuk pesta, banyak pasangan memilih mengalokasikan dana untuk kebutuhan jangka panjang, seperti uang muka rumah, kendaraan, maupun modal membangun kehidupan baru.

“Daripada habis untuk resepsi besar, lebih baik uangnya dipakai buat DP rumah atau kendaraan. Yang penting akadnya khidmat dan keluarga tetap bisa berkumpul,” ujar Teguh, salah seorang pekerja di industri kreatif yang baru saja menggelar Wedding Intimate di Saung Mang Pendi.

Melihat perubahan kebutuhan masyarakat tersebut, Saung Mang Pendi di Kota Serang menghadirkan paket Wedding Intimate yang dirancang khusus bagi pasangan yang menginginkan pesta pernikahan sederhana namun tetap berkelas.

Untuk memperkenalkan konsep tersebut kepada masyarakat, manajemen Saung Mang Pendi menggelar gathering bersama sejumlah pelaku industri pernikahan, mulai dari wedding organizer (WO), makeup artist (MUA), MC, hingga berbagai vendor pendukung resepsi, Jumat (24/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai skema kerja sama, tetapi juga diajak melihat langsung fasilitas yang disiapkan sebagai bagian dari paket Wedding Intimate.

Marketing sekaligus pengelola media sosial Saung Mang Pendi, Bageur Syiam, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan alternatif tempat resepsi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat masa kini.

“Kami ingin Saung Mang Pendi menjadi solusi bagi pasangan yang ingin menggelar resepsi pernikahan secara sederhana, tetapi tetap artistik, elegan, nyaman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga maupun tamu yang hadir,” katanya.

Menurutnya, konsep Wedding Intimate bukan berarti mengurangi makna sebuah pernikahan. Sebaliknya, suasana yang lebih terbatas justru membuat momen sakral terasa lebih hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Respons positif datang dari para pelaku industri pernikahan yang hadir. Praktisi wedding organizer berpengalaman, Lia Agoes, menilai paket yang ditawarkan Saung Mang Pendi memiliki peluang besar diterima masyarakat.

“Saya optimistis Wedding Intimate di Saung Mang Pendi akan menjadi salah satu pilihan masyarakat Kota Serang. Tempatnya representatif, fasilitasnya lengkap, suasananya nyaman, dan yang paling penting harganya terjangkau,” ujarnya.

Senada dengan itu, praktisi WO Suci Nurmayati dari Suci Zeinn WO menilai waktu peluncuran paket tersebut sangat tepat karena selaras dengan perubahan tren dan kondisi ekonomi masyarakat.

“Saat ini Wedding Intimate sudah bukan sekadar tren, tetapi menjadi solusi bagi banyak pasangan muda, khususnya dari kalangan Gen Z yang ingin memulai kehidupan rumah tangga dengan perencanaan keuangan yang lebih sehat,” tuturnya.

Dengan meningkatnya minat terhadap konsep pernikahan sederhana namun berkualitas, Saung Mang Pendi optimistis paket Wedding Intimate akan menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Banten. Konsep yang memadukan suasana alami, pelayanan profesional, serta biaya yang lebih efisien dinilai mampu menjawab kebutuhan pasangan muda yang menginginkan momen pernikahan berkesan tanpa harus terbebani anggaran besar.

(Has/Red*)