Berita  

Banjir 2 Hari di Terate Udik, Warga Belum Mendapatkan Bantuan Pemerintah

 

CILEGON, WILIP. ID- Banjir yang melanda Lingkungan Terate Udik RT 03 RW 02, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, masih belum surut sejak pertama kali terjadi pada Selasa malam (7/1).

Hingga hari kedua, Kamis pagi(9/1), warga terdampak belum menerima bantuan apapun dari pemerintah setempat. Kondisi ini memicu keluhan dari warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Ketua RT 03, Jamzuri, mengungkapkan bahwa banjir disebabkan luapan Sungai Bonakarta yang berhulu di wilayah Mancak, Kabupaten Serang. Debit air meningkat tajam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.

“Ketinggian air mencapai 80 cm, sehingga aktivitas warga benar-benar lumpuh,” ungkap Jamzuri.

Sebanyak 30 kepala keluarga yang terdampak banjir harus bertahan dalam kondisi serba terbatas. Jamzuri menjelaskan bahwa rumah-rumah warga telah terendam sejak kemarin.

“Kami kesulitan memasak karena dapur tergenang, bahkan untuk tidur pun terpaksa di tempat seadanya,” tambahnya.

Dampak banjir ini tidak hanya dirasakan oleh warga rumah tangga. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Masigit 1, yang berada di dekat lokasi terdampak, juga terpaksa meliburkan kegiatan belajar-mengajar.

Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda penanganan darurat dari pemerintah Kota Cilegon. Warga berharap ada langkah cepat, seperti pengiriman bantuan logistik atau upaya pemeriksaan kesehatan.

“Kami sudah melaporkan situasi ini, bahkan diminta mengumpulkan KK untuk pengajuan bantuan, tapi belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Sungai Bonakarta diketahui sering meluap saat musim hujan, namun banjir kali ini dianggap lebih parah. Kondisi ini menyoroti perlunya langkah preventif, seperti normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Hingga saat ini, warga hanya bisa bergantung pada solidaritas sesama untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti makanan dan air bersih. Bantuan darurat dari pemerintah sangat dinanti untuk mengurangi dampak buruk yang terus berlangsung.