CILEGON, WILIP.ID — Di tengah kesibukan Kota Cilegon yang terus bergeliat, terselip kabar menggembirakan dari Kecamatan Citangkil. Kecamatan ini resmi dinobatkan sebagai peringkat pertama dalam Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tingkat Kota Cilegon tahun 2025. Sebuah prestasi yang bukan hanya jadi kebanggaan, tapi juga bukti bahwa kerja keras yang tulus akan selalu menemukan jalannya menuju pengakuan.
“Capaian ini adalah wujud nyata dari komitmen dan dedikasi seluruh jajaran Kecamatan Citangkil dalam memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, dan mengutamakan kepuasan masyarakat,” ujar Camat Citangkil, Ikhlasinufus, saat ditemui Kamis, 2 Mei 2025.
Namun, capaian ini bukan sekadar angka atau piagam penghargaan. Di baliknya, ada kerja senyap yang melibatkan aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga biasa. Semua bergandeng tangan untuk membenahi pelayanan agar makin akuntabel dan responsif. “Ini hasil sinergi. Tidak ada yang bekerja sendiri,” tutur Ikhlasinufus merendah.
Yang menarik, pelayanan prima di Citangkil bukan hadir dalam bentuk gebyar atau megah. Justru ia tampak dari hal-hal sederhana: antrean yang tertib, informasi yang jelas, hingga sambutan ramah di meja pelayanan. Elemen-elemen kecil yang jika dikumpulkan, melahirkan kepercayaan publik yang semakin kuat.
Lebih dari sekadar prestasi, kemenangan ini jadi pemantik semangat bagi Citangkil. Motto mereka, melayani dengan hati, kini bukan hanya slogan kosong. Masyarakat pun menaruh harapan besar agar Citangkil menjadi teladan, tak hanya di Cilegon, tapi juga di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Menutup pesannya, Camat Ikhlasinufus menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga. “Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan membawa Citangkil lebih maju,” ujarnya.
Citangkil telah membuktikan satu hal penting: pelayanan publik yang baik tak lahir dari kata-kata manis semata, melainkan dari kesungguhan yang dijalankan setiap hari.
(Red*)















