Rais; Akses Terbuka, Harapan Pasar Bunder Menyala Lagi

CILEGON, WILIP.ID — Setelah bertahun-tahun menjadi simpul kemacetan dan sengkarut tata kelola, jalan masuk menuju Pasar Bunder di Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, akhirnya terbebas. Lahan seluas 460 meter persegi yang selama ini menjadi penghalang utama kini resmi diserahkan pemiliknya, tanpa tekanan.

“Sudah kami bebaskan sejak seminggu lalu,” kata Lurah Tegal Bunder, Rais, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 7 Mei 2025. “Pemilik menyerahkan lahan itu secara sukarela, dengan niat baik.”

Lahan pasar bunder sebelumnya dikelola koperasi dan dipadati sekitar 30 kios. “Kurang lebih sepuluh tahun dikelola oleh Pak Buhori, warga sini juga,” kata Rais mengenang.

Kini, dengan akses yang terbuka, geliat baru mulai terasa. Kelurahan menyerahkan pengelolaan kembali ke warga setempat dengan pendampingan. Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon dijadwalkan turun tangan untuk menata ulang pasar secara profesional.

Warga tak hanya menunggu. Sebuah paguyuban dibentuk untuk mengawal pengelolaan pasar agar lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.

Semangat gotong royong mulai menyala, menyalakan kembali harapan lama: menjadikan Pasar Bunder bukan sekadar tempat jual beli, tapi ruang sosial tempat warga bertemu, hidup, dan saling menjaga.

Pasar yang dulu jadi denyut ekonomi lokal kini punya peluang untuk bangkit, selama tata kelola tak lagi dibiarkan semrawut.

(Red*)