Berita  

Pegawai Negeri, Penakluk Laut: Bang Ay dan Hobi yang Menyegarkan Hati

CILEGON, WILIP.ID — Dari balik tumpukan berkas dan urusan kantor, tersembul sosok yang tak disangka-sangka punya jurus jitu meracik umpan dan menenangkan pikiran: Rohimin, sang Sekretaris Camat Kecamatan Cilegon. Di dunia maya, ia lebih dikenal dengan nama Bang Ay Jayalaksana. Jangan salah—jabatan boleh formal, tapi hatinya selalu siap untuk dilempar sejauh joran bisa menjangkau.

Di hari kerja, ia dikenal rapi dan telaten. Tapi ketika akhir pekan tiba, pria bersahaja ini berubah jadi pendekar kolam. “Mancing itu bukan sekadar soal ikan. Ini soal sabar, soal ikhlas, dan kadang… soal pelarian dari kerjaan yang numpuk,” ujar Bang Ay sambil terkekeh, Sabtu, 10 Mei 2025, usai hadir di acara lomba mancing Pemkot Cilegon.

Mancing baginya adalah oase dari kesibukan birokrasi. Bersama komunitasnya, ia menjadikan Sabtu dan Minggu sebagai waktu ‘me time’ yang sebenarnya—melempar umpan, menunggu pelampung bergerak, dan ngobrol ngalor-ngidul sambil sesekali membahas teori umpan hingga teori rezeki yang belum nyangkut.

Sayangnya, pada lomba mancing dalam rangka HUT ke-26 Kota Cilegon kali ini, Bang Ay harus puas jadi penonton. “Pesertanya rame banget, kayak antre nonton konser,” canda dia. Meski tak sempat menjulurkan kail, ia tetap hadir dengan semangat—menjadi suporter sejati, sekaligus konsultan umpan dadakan.

“Yang penting kumpulnya. Ikan mah bonus. Toh kalau dapat juga biasanya buat dibagi-bagi ke ibu-ibu,” ujarnya santai. Buat Bang Ay, strike terbaik adalah ketika tawa teman-teman di sekeliling lebih deras daripada tarikan ikan.

Uniknya, hobi mancing Bang Ay tak terbatas di kolam saja. Sesekali ia juga melaut, naik kapal motor bersama komunitasnya menyusuri gelombang. Baginya, laut dan kolam sama-sama menghadirkan ketenangan. Bedanya, di laut, anginnya bisa bikin galau jadi ikut hanyut.

Sosok seperti Bang Ay mengingatkan kita bahwa di balik kesibukan aparat pemerintahan, ada sisi manusia yang penuh warna. Ada tawa, ada hobi, dan ada ruang kecil bernama kebahagiaan yang mereka jaga dengan caranya sendiri.

Karena kadang, kedamaian tidak selalu hadir di tempat mahal. Ia bisa muncul di sebuah kolam kecil, di tengah sabtu pagi yang cerah, saat seekor ikan kecil membuat hati jadi penuh.

(Red*)