CILEGON, WILIP.ID – Ketua KNPI Kecamatan Citangkil, Ridwan, menyesalkan maraknya aksi premanisme terhadap industri di Kota Cilegon. Ia menyebut, pengusaha lokal yang tidak terlibat pun ikut terkena imbas dari ulah oknum organisasi yang melakukan intimidasi dan pemalakan.
“Nama kami pengusaha lokal jadi tercoreng. Padahal kami tidak terlibat sama sekali,” kata Ridwan, Senin (7/7/2025).
Polda Banten telah menetapkan sejumlah tersangka: lima dari oknum Kadin, tujuh dari Komite Tiga Kelurahan, dan satu dari Forum Pengusaha Samangraya. Namun Ridwan menilai penegakan hukum belum tuntas.
“Forum Samangraya datang ramai-ramai, kenapa cuma satu yang ditetapkan tersangka? Jangan tebang pilih,” tegasnya.
Ia mendesak aparat dan Pemkot Cilegon bertindak tegas agar iklim investasi tetap kondusif dan kota ini aman dari premanisme.
(Yan/Red*)















