CILEGON, WILIP.ID — Rapat paripurna DPRD Kota Cilegon yang dijadwalkan digelar pada hari ini Selasa (8/7/2025) harus ditunda karena jumlah anggota dewan yang tercatat hadir tidak memenuhi kuorum.
Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya tertundanya rapat. Di saat sebagian besar kursi kosong di ruang paripurna, sejumlah anggota Komisi IV DPRD Cilegon justru terlihat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kranggot.
Langkah sidak ini kemudian memantik tanda tanya. Dalam sebuah video yang beredar, tampak rombongan Komisi IV meninjau area parkir pasar yang diduga dikelola secara ilegal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Andriyanti, terlihat meminta bawahannya menjelaskan duduk perkara parkir tersebut.
“Ahmad, mana Ahmad? Yang ngerti soal parkir. dia mantan orang dishub biar dia yang jelasin, ya,” ujar Indriyanti dalam video tersebut.
Bawahan Kadis pun menyampaikan bahwa pengelolaan parkir di area tersebut sempat berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain, tanpa rekomendasi resmi dari Dinas Perhubungan.
“Kita konfirmasi ke Dishub, tidak ada rekomendasi. Tapi pengelolaan sempat berpindah ke perusahaan A, lalu ke perusahaan B,” ucapnya.
Meski sidak dinilai sah sebagai bagian dari fungsi pengawasan dewan, sejumlah pihak menilai langkah itu kontraproduktif. Di tengah kerap gagalnya rapat-rapat strategis akibat minimnya kehadiran anggota, aksi turun ke lapangan dinilai justru menunjukkan ketidakselarasan prioritas kerja legislatif.
Ketua Korps Indonesia Muda (KIM) Kota Cilegon, Eben Rajab, menganggap hal ini sebagai ironi politik yang mempermalukan institusi dewan.
“Rapat tak kuorum, tapi sebagian malah asyik sidak ke pasar. Ini memperlihatkan betapa tak sinkronnya agenda dan tanggung jawab dewan terhadap tugas utama mereka,” kata Eben.
Rapat paripurna yang tertunda ini menambah catatan absensi dewan dalam pengambilan keputusan penting. Di tengah tuntutan publik untuk kinerja legislatif yang lebih transparan dan produktif, insiden seperti ini menjadi cermin buram bagi wajah perwakilan rakyat di Kota Cilegon.
(Has/Red*)















