JAKARTA, WILIP.ID – Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PP KB PII) periode 2024–2028 akan segera dilantik. Menariknya, prosesi pelantikan akan digelar di salah satu jantung kekuasaan nasional: Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu, 3 Agustus 2025.
Acara ini mengangkat tema besar, “Penguatan Amal Usaha Menyongsong Visi Kemandirian Bangsa”, sebuah pesan yang mencerminkan semangat kemandirian dan kontribusi organisasi terhadap pembangunan nasional.
Berdasarkan surat undangan resmi yang diterima redaksi pada Rabu (30/7/2025), pelantikan tersebut akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Nama-nama besar seperti mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dijadwalkan hadir. Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi penanda bahwa pelantikan PP KB PII bukan sekadar seremoni rutin, tapi juga simbol pengakuan terhadap eksistensi dan kiprah organisasi ini di kancah nasional.
Selain para pejabat negara, sejumlah tokoh lintas profesi dan alumni PII dari berbagai daerah juga akan meramaikan pelantikan tersebut.
Bukan Sekadar Seremoni
Ketua Panitia Pelantikan, A Toha Al Mansur, menegaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan secara matang setelah sempat tertunda. Menurutnya, pelantikan kali ini menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini awal dari perjalanan panjang organisasi dalam mengambil peran nyata untuk bangsa. Maka kami siapkan betul-betul,” ujar Toha kepada media.
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme dari para pengurus KB PII di seluruh Indonesia sangat tinggi. Banyak yang sudah mengonfirmasi kehadiran mereka, menjadikan pelantikan ini juga sebagai ajang silaturahmi nasional dan konsolidasi kekuatan alumni PII di berbagai lini.
Menguatkan Peran Strategis Organisasi
KB PII sendiri merupakan wadah para alumni Pelajar Islam Indonesia (PII), organisasi pelajar Islam yang punya sejarah panjang dalam kontribusi intelektual dan spiritual di Indonesia. Melalui jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang, KB PII terus berupaya memperkuat peran strategisnya di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, hingga pengembangan amal usaha.
Pelantikan ini pun diharapkan menjadi titik tolak konsolidasi nasional dan memperkuat kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pembangunan bangsa berbasis nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kebangsaan.
(Has/Red*)















