PT MMS Disorot Soal Amdal, Aktivis Minta Evaluasi Ulang

CILEGON, WILIP.ID — PT Marga Mandala Sakti (MMS), pengelola Tol Tangerang–Merak, kembali jadi sorotan usai dugaan pengabaian Amdal mencuat. Aktivis lingkungan Ayat, CEO APIK Group, menilai banjir besar yang melanda Rawaarum pada 4 Mei 2020 harus menjadi alarm keras bagi pemerintah.

Video banjir yang kembali beredar menampilkan derasnya aliran air membawa tanah merah dari bukit hingga menyumbat gorong-gorong tol. Kondisi itu disebut warga sebagai pemicu luapan air yang merendam wilayah Grogol.

Ayat mengkritik proses Amdal PT MMS yang diduga tidak melibatkan masyarakat, minim transparansi, serta tak memiliki kejelasan program CSR bagi warga terdampak—termasuk rumah-rumah yang disebut retak akibat getaran kendaraan besar dan truk ODOL.

“Ada banyak yang harus dievaluasi, termasuk aspek banjir, RKL-RPL, hingga partisipasi publik,” ujar Ayat, Senin 1 Desember 2025 dalam keterangan pers yang diterima Wilip.id

Ia meminta Wali Kota Cilegon memanggil PT MMS dan pihak terkait untuk mengevaluasi Amdal perusahaan, yang merupakan anak usaha PT Astra International Tbk. Menurutnya, kajian lingkungan wajib diterapkan ketat agar bencana serupa tidak terulang.

Amdal sendiri diatur dalam UU 32/2009 hingga PP 22/2021, dan berfungsi memastikan kegiatan usaha aman bagi lingkungan, pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

 

(Pis/Red*)