Agus Aryadi: Pentas Seni SMPN 4 Cilegon Gaungkan Cinta Budaya, Siapkan Generasi Emas 2045

CILEGON, WILIP.ID – Riuh tepuk tangan dan alunan seni tradisional memenuhi halaman SMPN 4 Cilegon, Jumat (6/2/2026). Dalam rangkaian Pagelaran Seni Tahun Pelajaran 2025/2026, sekolah ini mengusung tema besar “Mencintai Budaya Bangsa, Menuju Generasi Emas”—sebuah pesan kuat di tengah arus modernisasi yang kian deras.

Pentas seni ini tak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi ruang ekspresi dan pembentukan karakter bagi para pelajar. Dari tari tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan kreatif modern, para siswa menampilkan keberagaman budaya yang berpadu dengan semangat generasi muda.

Camat Ciwandan Agus Aryadi yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa seni memiliki peran strategis dalam membangun masa depan anak-anak.

“Pentas seni ini bukan hanya soal tampil di atas panggung, tapi membangun kreativitas anak-anak kita. Dari seni, mereka bisa menemukan jati diri dan bahkan menjadikannya sebagai ladang pekerjaan di masa depan,” ujar Agus.

Menurutnya, di tengah dominasi sektor industri di Kota Cilegon, sudah saatnya generasi muda juga diberi ruang untuk melihat peluang di sektor lain, terutama industri kreatif dan seni.

“Tidak semua harus bercita-cita bekerja di dunia industri. Kita punya potensi besar di bidang seni dan ekonomi kreatif. Kalau ini dikembangkan sejak dini, akan lahir generasi yang mandiri, inovatif, dan tetap berakar pada budaya bangsa,” lanjutnya.

Tema Generasi Emas yang diangkat bukan tanpa alasan. Indonesia tengah menatap bonus demografi menuju 2045, dan pendidikan berbasis karakter serta budaya menjadi salah satu kunci agar bonus itu tak berubah menjadi beban.

Melalui pagelaran seni ini, SMPN 4 Cilegon menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengasah otak, tetapi juga ruang merawat rasa, identitas, dan kreativitas. Di sinilah benih generasi emas itu mulai ditanam—dari panggung sederhana, dengan semangat luar biasa.

 

(Has/Red*)