HMI Cilegon Dukung Program KDKMP, Desak Sengketa Lahan Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

CILEGON, WILIP.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon menyatakan dukungannya terhadap program KDKMP yang digagas pemerintah pusat. Program ini dinilai bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa jika dijalankan secara tepat dan konsisten.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Cilegon, Alfa Alfariji, menyebut KDKMP sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.

“Program ini bagus dan berpihak ke masyarakat desa. Tinggal bagaimana implementasinya benar-benar tepat sasaran dan tidak melenceng dari tujuan awal,” kata Alfa.

Namun di sisi lain, HMI juga menyoroti persoalan sengketa lahan yang terjadi di Kecamatan Grogol, tepatnya di Lingkungan Cipinang, Kelurahan Grogol. Konflik tersebut dinilai bisa menghambat jalannya pembangunan jika tidak segera diselesaikan.

Alfa menegaskan, penyelesaian sengketa harus dilakukan melalui jalur hukum agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kami mendorong semua pihak yang merasa memiliki hak atas lahan itu untuk menempuh jalur hukum. Ini penting untuk memberikan kepastian dan menghindari gesekan sosial,” tegasnya.

Menurutnya, penyelesaian secara legal menjadi langkah paling aman dan adil, dibandingkan dengan pendekatan yang berpotensi memicu konflik di lapangan.

HMI Cilegon juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses hukum yang berjalan. Kondusivitas wilayah, kata Alfa, menjadi kunci agar program pembangunan seperti KDKMP bisa berjalan maksimal.

“Kalau situasi aman dan kondusif, program pemerintah pasti lebih mudah dijalankan dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

HMI berharap, persoalan sengketa lahan dapat segera menemukan titik terang, sehingga program KDKMP bisa berjalan optimal dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

(Has/Red*)