Silaturahmi ke Wagub Banten, TEAM Serangkai Tegaskan Dukungan Investasi dan Jaga Kondusivitas Cilegon

BANTEN, WILIP.ID – TEAM Serangkai melakukan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas arus investasi yang tengah masuk ke Kota Cilegon, sekaligus upaya menjaga kondusivitas daerah.

Ketua TEAM Serangkai, Nino Suyitno, mengatakan bahwa pihaknya memandang investasi sebagai peluang strategis yang harus dikelola secara optimal, bukan dipersepsikan sebagai ancaman.

“Investasi ini peluang besar. Kalau dikelola dengan baik, dampaknya langsung terasa—lapangan kerja terbuka, pengusaha lokal bergerak, dan UMKM ikut tumbuh,” ujar Nino.

Ia menegaskan, TEAM Serangkai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut kehadiran investor secara positif, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas sejumlah proyek investasi yang tengah berjalan, termasuk proyek industri PT Wankai Trade Indonesia serta keberadaan kawasan industri lainnya di Cilegon. Fokus utama diskusi adalah bagaimana memastikan iklim investasi tetap kondusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Nino mengungkapkan, TEAM Serangkai telah melakukan langkah-langkah awal dalam menjaga stabilitas tersebut. Bahkan, upaya konsolidasi dan komunikasi telah dilakukan sejak dua bulan terakhir.

“Kami sudah bergerak sejak dua bulan lalu. TEAM Serangkai siap all out untuk mengawal kondusivitas, agar investasi berjalan lancar dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Pertemuan itu juga dihadiri unsur KSB TEAM Serangkai, para pembina dan penasihat seperti Haji Alawi dan Haji Nawawi Sahim, serta sejumlah koordinator dari tingkat kecamatan dan kelurahan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, menyambut baik langkah silaturahmi dan inisiatif TEAM Serangkai dalam menjaga iklim investasi di daerah.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Kami menyambut baik langkah ini. Kondusivitas daerah harus dijaga bersama, agar investor merasa aman. Namun yang tidak kalah penting, manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat lokal,” ujar Dimyati.

Dalam pertemuan tersebut juga terbangun kesamaan pandangan terkait pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas pihak. TEAM Serangkai dan Pemerintah Provinsi Banten sepakat untuk memperkuat sinergi dalam mengawal investasi yang masuk ke Cilegon.

Selain itu, TEAM Serangkai menekankan bahwa keberadaan industri seperti PT Wankai dan kawasan industri lainnya harus mampu memberikan efek berganda. Tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga mendorong keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasok industri.

Melalui silaturahmi ini, TEAM Serangkai menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi—merangkai kepentingan antara investor, pemerintah, dan masyarakat agar berjalan selaras.

Di tengah derasnya arus investasi, pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci. Bagi TEAM Serangkai, menjaga kondusivitas bukan sekadar tugas, melainkan langkah strategis untuk memastikan pembangunan Cilegon berjalan inklusif dan berkelanjutan.

(Has/Red*)