Ribuan Jemaah Padati Safari Dakwah Ummi Pipik di Cilegon, Bukti Semangat Syiar Islam Kian Menguat

CILEGON, WILIP.ID – Lautan manusia memenuhi area Masjid Al-Fath Perumahan Metro, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (30/5/2026). Ribuan jemaah dari berbagai daerah rela datang untuk mengikuti Safari Dakwah yang menghadirkan dai nasional, Ummi Pipik.

Suasana religius begitu terasa sejak memasuki kawasan masjid. Jalan-jalan di sekitar lokasi dipadati kendaraan, sementara jemaah terus berdatangan dari berbagai wilayah di Banten. Antusiasme masyarakat bahkan melampaui ekspektasi panitia.

Jika semula jumlah peserta diperkirakan sekitar 1.500 orang, kenyataannya lebih dari 2.500 jemaah memadati lokasi kegiatan. Kondisi tersebut menjadi kejutan tersendiri bagi panitia yang hanya memiliki waktu persiapan relatif singkat.

Ketua Panitia, Hastin, mengaku terharu melihat tingginya animo masyarakat. Menurutnya, kehadiran Ummi Pipik menjadi magnet kuat yang mampu menggerakkan umat untuk hadir dalam majelis ilmu.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Mudah-mudahan semua yang hadir mendapatkan keberkahan. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami karena ternyata sambutan masyarakat sangat luar biasa,” ujar Hastin.

Menurutnya, Masjid Al-Fath mendapat kehormatan menjadi salah satu titik pelaksanaan Safari Dakwah yang digelar di sejumlah daerah di Provinsi Banten. Setelah dari Kota Cilegon, Ummi Pipik dijadwalkan melanjutkan perjalanan dakwah ke Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang.

“Masjid Al-Fath mendapat kesempatan menjadi salah satu titik Safari Dakwah. Setelah dari sini masih ada agenda di Masjid Agung Serang dan beberapa lokasi lainnya,” katanya.

Tingginya antusiasme terlihat dari asal jemaah yang hadir. Tidak hanya warga Kota Cilegon, peserta juga datang dari Kabupaten Serang, Rangkasbitung, hingga Tangerang.

Bahkan salah satu rombongan terbesar datang dari Rangkasbitung dengan jumlah sekitar 50 orang. Mereka sengaja melakukan perjalanan jauh demi bisa mengikuti kajian langsung bersama Ummi Pipik.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kajian Islam masih menjadi kebutuhan spiritual masyarakat. Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern, majelis ilmu tetap menjadi ruang yang dicari untuk mendapatkan ketenangan, motivasi, sekaligus memperkuat keimanan.

Bagi panitia, keberhasilan kegiatan ini bukan semata diukur dari jumlah peserta yang hadir. Lebih dari itu, Safari Dakwah menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antarmajelis taklim di Kota Cilegon.

“Kami berharap kecintaan masyarakat terhadap pengajian semakin luas. Melalui kegiatan seperti ini, syiar Islam bisa terus berkembang dan majelis taklim di Kota Cilegon semakin kompak serta bersatu,” ujar Hastin.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) tingkat kecamatan. Awalnya undangan hanya difokuskan kepada majelis taklim di wilayah Purwakarta. Namun karena tingginya minat masyarakat, peserta yang hadir akhirnya datang dari berbagai daerah.

Di balik suksesnya kegiatan tersebut, terdapat peran besar masyarakat Perumahan Metro Cilegon yang bergotong royong mempersiapkan acara.

Ketua Majelis Taklim Masjid Al-Fath Perumahan Metro Cilegon, Bunda Nety Khairiyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, panitia, serta para donatur yang telah mendukung penyelenggaraan Safari Dakwah.

Menurutnya, keberhasilan acara menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan masyarakat masih sangat terjaga.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga Metro yang telah bersama-sama berjuang menyukseskan acara ini. Begitu juga kepada para donatur yang telah memberikan dukungannya. Semoga semua kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya.

Bunda Nety menilai kegiatan pengajian akbar bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial antarwarga.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat kebersamaan. Kami berharap masyarakat Metro semakin solid, semakin kompak, dan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi lingkungan,” katanya.

Dalam pandangan Bunda Nety, keberadaan masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat ibadah.

Masjid, menurutnya, harus menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan generasi muda, serta ruang tumbuhnya berbagai aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

Karena itu, pengembangan fasilitas Masjid Al-Fath terus dilakukan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Harapan kami, masjid ini semakin makmur dan menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Dengan kebersamaan, insya Allah semua yang menjadi cita-cita kita dapat terwujud,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat bukanlah hal baru. Pada pelaksanaan pengajian tahun sebelumnya, area masjid bahkan dipenuhi jemaah hingga ke luar tenda yang disiapkan panitia.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun respons masyarakat sangat baik. Tahun sebelumnya tenda sampai memenuhi area luar karena jemaah yang hadir sangat banyak. Tahun ini pun antusiasmenya tetap luar biasa,” ungkapnya.

Meski baru memasuki tahun kedua kepengurusan, Majelis Taklim Metro dinilai berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan umat yang aktif dan produktif dalam menghadirkan kegiatan keagamaan berkualitas.

Selain mengangkat tema keimanan dan ketakwaan, Safari Dakwah Ummi Pipik juga membawa pesan penting mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Dalam tausiyah yang disampaikan, pendidikan anak menjadi salah satu poin utama yang mendapat perhatian. Orang tua diingatkan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak-anak sebelum mereka mengenal lingkungan yang lebih luas.

Bunda Nety menilai pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika tantangan sosial dan perkembangan teknologi menuntut peran orang tua semakin besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Pesan yang paling penting adalah bagaimana kita sebagai orang tua mampu mendidik anak-anak untuk menjadi generasi yang baik di masa depan. Karena pendidikan pertama dan utama tetap berasal dari keluarga,” pungkasnya.

Keberhasilan Safari Dakwah Ummi Pipik di Kota Cilegon menjadi bukti bahwa semangat syiar Islam masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ribuan jemaah yang hadir bukan hanya menunjukkan tingginya minat terhadap kajian keagamaan, tetapi juga menggambarkan kuatnya nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang terus hidup di tengah warga.

Dari Masjid Al-Fath, pesan persatuan, pendidikan keluarga, dan penguatan nilai-nilai keislaman kembali digaungkan. Sebuah ikhtiar bersama untuk menghadirkan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

(Has/Red*)