Supardi Resmi Pimpin DPW GEMA Al-Khairiyah Banten 2026–2028, Siap Perkuat Kaderisasi dan Pengabdian untuk Umat

CILEGON, WILIP.ID – Gerakan Mahasiswa (GEMA) Al-Khairiyah Provinsi Banten resmi memiliki nahkoda baru. Supardi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten periode 2026–2028 dalam prosesi pelantikan yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi kemahasiswaan Al-Khairiyah dalam melanjutkan estafet perjuangan kaderisasi sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pembangunan daerah dan bangsa.

Sebagai badan otonom Al-Khairiyah, GEMA selama ini dikenal aktif menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa melalui berbagai program kaderisasi, kepemimpinan, pengabdian masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berwawasan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Supardi menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa GEMA Al-Khairiyah semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.

Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak boleh hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi harus mampu melahirkan kader-kader yang unggul secara intelektual, kuat secara moral, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat tradisi intelektual, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat. GEMA Al-Khairiyah harus hadir sebagai organisasi yang progresif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda serta tantangan pembangunan daerah,” ujar Supardi.

Ia menilai generasi muda saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan baru, mulai dari perkembangan teknologi digital, perubahan sosial yang cepat, hingga dinamika ekonomi dan politik yang semakin kompleks. Karena itu, GEMA Al-Khairiyah dituntut mampu menjadi laboratorium kepemimpinan yang melahirkan kader-kader adaptif dan visioner.

Di bawah kepemimpinannya, DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten akan memfokuskan program kerja pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, advokasi kebijakan publik, serta pengembangan sektor pendidikan, dakwah, dan ekonomi umat.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang membutuhkan peran aktif generasi muda sebagai agen perubahan dan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kemajuan yang berkelanjutan.

Pelantikan Supardi juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan cita-cita besar Al-Khairiyah yang telah berdiri sejak tahun 1925. Selama lebih dari satu abad, Al-Khairiyah telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di Banten.

Warisan perjuangan tersebut menjadi fondasi penting bagi GEMA Al-Khairiyah untuk terus mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, dan negara.

Ke depan, kepengurusan baru DPW GEMA Al-Khairiyah Banten diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih luas dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dengan mengusung semangat “Ilmu, Iman, dan Amal”, GEMA Al-Khairiyah optimistis dapat menjadi pusat pengembangan kepemudaan yang produktif, inovatif, dan kolaboratif, sekaligus melahirkan kader-kader yang siap berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Banten dan Indonesia.

Menutup sambutannya, Supardi menyampaikan optimisme bahwa seluruh elemen organisasi dapat bergerak bersama dalam satu visi perjuangan.

“Sekali mendayung semua pulau terlampaui, sekali mendaki semua gunung terjajahi,” tutupnya.

(Has/Red*)