CILEGON, WILIP.ID – Upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri terus dilakukan oleh PT Krakatau Steel Group melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Kali ini, melalui PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), perusahaan menghadirkan Program Mengajar Tahun 2026 yang mengusung tema “Berbagi Ilmu dan Inspirasi untuk Generasi Muda Indonesia”.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program KS Peduli Banten tersebut digelar bekerja sama dengan dan mendapat sambutan hangat dari kalangan akademisi maupun mahasiswa.
Ratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab, interaktif, dan penuh semangat. Selain menghadirkan pemaparan materi dari praktisi industri, acara ini juga menjadi ruang dialog yang mempertemukan dunia kampus dengan dunia kerja secara langsung.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Al-Khairiyah, Muhammad Ihsan, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Krakatau Steel Group melalui PT KBS.
Menurutnya, program semacam ini memberikan nilai tambah yang sangat penting bagi mahasiswa, terutama dalam memahami dinamika industri yang tidak selalu dapat diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.
“Saya sangat antusias dan menyambut baik kerja sama ini. Bagi kami, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengenal langsung dunia industri, bukan hanya teori di bangku kuliah. Semoga ilmu dan pengalaman yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.
Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui pemaparan materi yang disampaikan oleh praktisi industri, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai perkembangan sektor industri baja nasional, tantangan bisnis modern, hingga peluang karier yang terbuka di berbagai bidang.
Perwakilan PT Krakatau Bandar Samudera, Heri Setiawan, S.T., M.T menjelaskan bahwa Program Mengajar merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan perguruan tinggi.
Sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu-isu industri. Berbagai pertanyaan terkait transformasi industri, kebutuhan kompetensi masa depan, hingga peluang kerja di lingkungan Krakatau Steel Group menjadi topik yang banyak dibahas.
Lebih dari sekadar kegiatan berbagi pengetahuan, Program Mengajar 2026 menjadi wujud nyata komitmen Krakatau Steel Group dalam mendukung pembangunan pendidikan di Banten. Melalui pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi dan dunia usaha, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional.
Ke depan, sinergi antara dunia pendidikan dan industri seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas. Selain memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing global.
(Has/Red*)















