CILEGON, WILIP – Sebagai upaya meraih dukungan masyarakat yang kuat, calon anggota legislatif dituntut untuk aktif berkampanye. Salah satu strategi adalah dengan silaturahmi langsung ke rumah warga. Menghadirkan pendekatan personal, caleg ini berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi langsung dari pintu ke pintu.
Seperti yang dilakukan Adi, Caleg DPRD Kota Cilegon Dapil I Purwakarta -Jombang No. 4, melakukan rangkaian agenda kampanye dengan mendekatkan diri kepada warga secara langsung. Sedikitnya 20 rumah warga didatangi Adi setiap harinya.
“Saya percaya bahwa mendengarkan langsung dari masyarakat adalah kunci untuk memahami kebutuhan mereka. Oleh karena itu, saya memilih menyambangi rumah-rumah warga secara langsung,” kata Adi yang mencalonkan diri dari partai Nasdem.

Strategi silaturahmi ke rumah warga ini bukan hanya bertujuan untuk meminta dukungan, tetapi juga untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan konstituen potensial.
Selama kunjungan ke rumah-rumah, wartawan senior yang dikenal dengan nama Adi Adam menjadi lebih aktif berdiskusi tentang isu-isu yang menjadi kegelisahan di masyarakat, mendengarkan keluhan, sehingga dapat merumuskan solusi untuk mengurai permasalahan yang dialami masyarakat.
“Obrolan santai sambil ngopi, jadi lebih mudah untuk berdialog. Tidak perlu umbar janji yang berlebihan, karena sebenarnya yang dibutuhkan komitmen dan integritas untuk bisa mengurai berbagai permasalah dengan tugas dan fungsi legislatif,” kata Adi yang pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon.
Bukan hanya itu, Adi juga membawa ide-ide inovatif seperti forum kelompok kecil di dalam komunitas masyarakat, di mana warga dapat berpartisipasi aktif dalam merumuskan solusi untuk masalah-masalah saat ini. Sehingga dari rumusan itu bisa menjadi kebijakan dalam merumuskan Peraturan Daerah.
“Saya tidak mau hanya memasang spanduk kampanye saja, tetapi benar-benar menjadi bagian dari masyarakat dan berdialog langsung,” kata Adi.

Strategi ini telah mendapatkan respons positif dari warga yang merasa dihargai karena diakui secara personal oleh calon legislator. Banyak yang mengapresiasi upaya Adi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dan mendengarkan permasalahan yang mereka hadapi.
“Saya coba pecahkan stigma, Caleg cuma bisa nampang di spanduk atau baliho saja. Jiwa sebagai jurnalis yang menuntun saya perlu mendengar langsung apa yang diinginkan masyarakat saat ini,” kata Adi.
Dengan mengubah dinamika kampanye melalui kunjungan langsung ke rumah warga, Adi berharap dapat membuktikan bahwa politik dapat menjadi sarana untuk mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat secara langsung.
Inisiatif seperti ini menegaskan pentingnya keterlibatan langsung dalam membangun representasi yang lebih baik dan efektif dalam dunia politik.















