SERANG, WILIP.ID — Di tengah deretan ruko di kawasan Harjatani Permai, Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang, terdapat sebuah kedai bakso yang belakangan menarik perhatian pecinta kuliner: Bakso Kiko Spesial Tetelan. Berlokasi di Ruko Blok A No.10, tepat di samping Bidan Ponirah, warung ini menyajikan aneka olahan bakso dan mie ayam dengan cita rasa khas dan harga yang ramah di kantong.
Yang menjadi daya tarik utama tentu saja bakso dengan tambahan tetelan yang gurih dan empuk. Namun, tak hanya itu, warung ini juga menawarkan beragam menu lain, seperti mie ayam bakso, mie ayam ceker, mie ayam bakso telor, hingga mie ayam spesial komplit. Harga menu makanan di sini dibanderol mulai dari Rp10.000 hingga Rp27.000.
Untuk penggemar bakso, tersedia pilihan menarik seperti bakso biasa, bakso cincang tetelan, bakso kriwil tetelan, hingga bakso telor tetelan dan bakso spesial, dengan harga mulai Rp10.000 sampai Rp27.000.
Tak lengkap rasanya menyantap bakso tanpa minuman segar. Bakso Kiko menyediakan minuman khas racikan sendiri seperti Es Teh Kiko, jeruk peras asli, markisa asli, teh hangat, dan air mineral, dengan harga mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000. Beberapa pelengkap seperti ketupat, kerupuk, dan tahu bakso juga tersedia.
Dari Hobi Makan Bakso, Lahir Usaha Kuliner
Pemilik Bakso Kiko, Wiwi Widuri, memulai usahanya berangkat dari hobi pribadi. “Saya memang suka makan bakso. Menjelang usia 50 tahun, saya mulai berpikir untuk membuka usaha demi masa pensiun,” ujar Wiwi saat ditemui jurnalis Wilip.id, Selasa (13/5/2025).
Nama “Kiko” diambil dari gabungan nama dua anaknya, Rizky dan Miko. Sebelum membuka kedai, Wiwi sudah lebih dulu menjajakan makanan ringan dan jajanan rumahan seperti tekwan dan kue intip di akhir pekan. Bahkan, saat menjadi mitra di PT Pelindo pada 2019, ia sempat menitipkan dagangannya ke kantin kantor.
Kini, dengan empat karyawan yang membantunya, Wiwi mampu memproduksi bakso setiap hari. Ia menegaskan, semua bahan bakso diolah dari daging sapi asli dan dipastikan halal. “Kami sangat selektif memilih bahan. Resepnya juga kami racik sendiri, tidak meniru siapa pun,” tambahnya.
Usaha yang baru berjalan hampir setahun ini ternyata sudah menunjukkan hasil menggembirakan. Wiwi mengungkapkan, rata-rata omzet bulanan mencapai Rp50 juta. Tahun ini, ia menargetkan membuka lima cabang baru di wilayah Cilegon dan Serang.
Tak Takut Bersaing, Andalkan Cita Rasa
Di tengah ketatnya persaingan bisnis bakso, Wiwi tetap percaya diri dengan racikan dan keunikan menu tetelan khas Bakso Kiko. Menurutnya, kunci sukses bisnis kuliner adalah konsistensi dan keberanian untuk memulai.
“Jangan pernah takut memulai usaha. Kita tidak akan tahu hasilnya kalau tidak mencoba,” pesannya.
Kedai Bakso Kiko buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Selain makan di tempat, pelanggan juga bisa memesan secara daring melalui Instagram, Facebook, maupun TikTok dengan nama akun Bakso Kiko.
Salah satu pelanggan, Sobirin, warga Cilegon, mengaku puas dengan sajian di Bakso Kiko. “Rasanya enak, rempahnya terasa, dan porsinya cukup mengenyangkan. Pokoknya recommended banget,” katanya.
Bagi Anda pencinta kuliner, khususnya penggemar bakso, Bakso Kiko bisa jadi destinasi kuliner baru yang wajib dikunjungi jika sedang berada di Serang atau sekitarnya.
(Red*)















