Bukber dan Santuni Yatim, JARGON Tegaskan Komitmen Kawal Kebijakan Pemerintah Pro Rakyat

CILEGON, WILIP.ID – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H dimanfaatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jaringan Rakyat Cilegon (JARGON) untuk mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmennya dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah agar benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang digelar di Jalan Purbaya, Kelurahan Bendungan, Kota Cilegon, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua DPP JARGON itu juga dihadiri para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) JARGON dari seluruh kecamatan di Kota Cilegon.

Ketua DPP JARGON, Muhibudin, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berperan sebagai wadah silaturahmi masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai dengan kebutuhan rakyat.

“JARGON harus tetap solid dan kuat. Karena dengan kekuatan dan kekompakan itulah kita bisa menjalankan peran untuk mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah agar benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujar Muhibudin.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat seperti JARGON sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara pemerintah dan aspirasi publik. Ia menilai, masyarakat membutuhkan wadah yang mampu menyuarakan kepentingan mereka secara konstruktif.

“JARGON hadir sebagai bagian dari masyarakat. Karena itu kami merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Cilegon,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, DPP JARGON juga memberikan santunan kepada sekitar 75 anak yatim yang berasal dari wilayah sekitar Kelurahan Bendungan serta dari beberapa kecamatan yang diwakili oleh pengurus DPC JARGON.

Muhibudin menegaskan, kegiatan sosial seperti santunan anak yatim merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan antara JARGON dan masyarakat.

“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan mempererat kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat kebersamaan di internal JARGON, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap ke depan JARGON dapat terus berperan aktif sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat dalam pembangunan Kota Cilegon.

“Pada akhirnya tujuan kita sama, yaitu bagaimana kebijakan pemerintah benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

(Pis/Red*)