Berita  

Gema Al-Khairiyah Kritik Drama Janji Politik KCS Belum Realisasi 

 

CILEGON, WILIP – Janji Politik berupa Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) menjadi polemik yang tak berkesudahan. Kartu yang disebarkan pada saat Pilkada Kota Cilegon diketahui ada 70.000 kartu yang kemudian memenangkan pasangan Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta dalam kontestasi Pilkada Cilegon tahun 2020.

Kini untuk merealisasikan janji kampanye KCS sebanyak 25.000 saja, banyak masyarakat yang memiliki kartu berwarna kuning dengan foto Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta itu belum juga menerima manfaat. Padahal masa jabatan Walikota dan wakilnya tersisa 9 bulan saja.

Diketahui, salah satu curhatan warga Cilegon yang belum menerima manfaat dari KCS diunggah Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta di akun media sosial.

Sanuji dalam postingan status di akun Facebook miliknya itu, mengungkap kegelisahannya menjelang akhir masa Jabatan, Helldy – Sanuji belum juga terealisasi. Tidak sedikit masih menanti dan menanyakan janji politik melalui akun media sosial milik Sanuji.

“Pagi ini: seorang Ibu warga Kedaleman datang dengan mengiba memohon pekerjaan bagi suaminya yang sudah setahun menganggur. Ia dan keluarga punya hutang 6 juta ke rentenir keliling dan 4 juta ke mekar, utk hidup sehari hari dan biaya sekolah anaknya.. suaminya terpaksa ikut nelayan Pulau Panjang ke laut, Sang Ibu, pendidikannya hanya kelas 5 SD dan suaminya hanya lulus SD. Terjerat hutang, menganggur.Suami istri ini lahir di Kota Cilegon. Sambil, bertanya , Pak ini saya ibu ibu, nanya manfaat kartu KCS apa nih?” tulis Sanuji di akun media sosial yang diunggah, 29 Januari 2024.

Postingan Sanuji tersebut mendapat tanggapan dari Ketua Gerakan Mahasiswa Al Khairiyah Kota Cilegon (GEMA) Supardi, yang menilai bahwa ungkapan Wakil Walikota tersebut adalah sekedar Drama Korea (Drakor) dan gimik belaka.

“Kenapa harus pakai curhat segala, kaya sinetron aja? KCS itu kan janji dia dan pasangannya (Helldy), janji kepada masyarakat Cilegon , harusnya menjelang akhir masa jabatan dia tepati bukan malah ngoceh sana sini di medsos seolah – olah itu hanya tanggungjawab Walikota, padahal dia sendiri Wakil Walikota,” kata Supardi dalam siaran pers yang diterima redaksi wilip.id

KCS itu adalah janji politik yang harus di tepati, hampir 70.000. Warga Cilegon menanti janji KCS, Supardi yakin Janji Rp25 juta KCS itu nanti akan berganti singkatan dari Kartu Cilegon Sejahtera menjadi Kartu Cilegon Sabar.

“Wakil Walikota jangan mungkir dan cuci tangan begitu saja, seolah olah semua persoalan Cilegon salah Walikota Helldy Agustian. Mereka kan satu paket,” kata Supardi.