CILEGON, WILIP.ID — Prosesi pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon diwarnai kritik keras dari sejumlah mahasiswa. Kelompok yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) menilai proses rekrutmen pengurus KNPI cacat prosedur dan tidak merepresentasikan pemuda-mahasiswa di Cilegon.
Ketua Umum IMC, Ahmad Maki, menyebut ada dua syarat dasar pembentukan kepengurusan KNPI yang dianggap tidak terpenuhi:
1. Rekomendasi resmi dari unsur pemuda–mahasiswa, dan
2. Hadirnya figur pemuda yang memiliki rekam jejak serta kapasitas jelas untuk memimpin organisasi.
“Sampai hari ini tidak jelas dari kelompok mana calon pengurus yang akan dilantik berasal. Tidak ada kejelasan dan tidak ada komunikasi publik,” tegas Maki dalam forum yang sempat memanas.
IMC menilai ketidakjelasan rekrutmen membuat publik bertanya apakah komposisi pengurus benar-benar mewakili pemuda dan mahasiswa Cilegon. Menurut Maki, tidak ada penjelasan mengenai proporsi mahasiswa dalam struktur kepengurusan maupun mekanisme penyusunannya.
Situasi ini, kata dia, justru membuka ruang bagi konflik baru serta memperlebar jarak antarorganisasi kepemudaan. Padahal, KNPI seharusnya menjadi ruang bersama bagi seluruh unsur pemuda.
IMC juga menyoroti munculnya polarisasi di kalangan pemuda akibat rekrutmen yang dinilai tertutup. Komposisi pengurus dianggap tidak sejalan dengan komitmen “KNPI Satu”, sementara kondisi KNPI Cilegon hingga kini masih menghadapi persoalan dualisme.
“Proyek besar persatuan KNPI hanya omong kosong dan berubah menjadi kegagalan nyata,” ucap Maki.
Dalam aksi yang berlangsung di lokasi pelantikan, IMC menyampaikan lima tuntutan, di antaranya:
1. Menunda pelantikan pengurus KNPI Cilegon.
2. Audit ulang komposisi pengurus dengan melibatkan seluruh unsur pemuda.
3. Menghentikan manuver politik yang dianggap menghambat penyatuan organisasi.
4. Memastikan tidak ada hibah dari Dinas Pemuda dan Olahraga sebelum persoalan dualisme KNPI diselesaikan.
“Mahasiswa bukan pelengkap dan bukan penonton. Jika KNPI ingin berbicara soal persatuan, mulai dulu dengan mempersatukan pemudanya secara adil dan berintegritas,” ujar Maki.
Aksi protes yang dilakukan IMC sempat membuat situasi memanas. Perdebatan antara panitia pelantikan dan massa mahasiswa tidak terhindarkan sehingga prosesi pelantikan sempat dipending sementara waktu sebelum acara kembali dilanjutkan.
(Pis/Red*)















