CILEGON, WILIP.ID – Upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintahan di tingkat lokal terus digencarkan. Kali ini, sinergi itu diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak kampus dengan kelurahan se-Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, dalam program bertajuk Al-Khairiyah Mengabdi.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini menjadi bentuk pengabdian langsung dari civitas akademika kepada masyarakat sekitar.
“Kampus diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Kaetua STIT Al Khairiyah Ahmad Munji.
Apresiasi pun datang dari jajaran pemerintah kelurahan. Perwakilan lurah se-Kecamatan Citangkil, M. Ali Wahdi, S.Ap., M.Si., yang juga Lurah Citangkil, menilai kerja sama ini penting dan strategis.
“Sinergi antara pihak kelurahan dan perguruan tinggi sangat diperlukan, terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan masyarakat,” ungkapnya, Sabtu, 6 September 2025.
Menurut Ali, keterlibatan langsung kampus dalam kegiatan masyarakat akan memperkuat fondasi pembangunan berbasis edukasi. Program Al-Khairiyah Mengabdi dinilai dapat memperluas cakupan dampak positif bagi warga.
MoU ini menjadi penanda dimulainya serangkaian program pengabdian masyarakat, mulai dari pelatihan, pendampingan UMKM, edukasi, hingga kegiatan sosial lainnya yang akan digelar secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Citangkil.
“Ini bukan hanya simbolis. Kami berharap program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberi dampak langsung,” kata Ali.
Dengan terjalinnya kolaborasi ini, Kecamatan Citangkil menaruh harapan besar terhadap kontribusi kampus dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya.
(Elisa/Red*)















