Mahasiswa STIT Al-Khairiyah Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

CILEGON, WILIP.ID – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah, Cilegon. Melalui wadah organisasi mahasiswa dan civitas akademika, mereka menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan donasi bagi masyarakat Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana banjir.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon untuk kemudian diteruskan ke Baznas Provinsi Banten. Selanjutnya, donasi akan disalurkan secara langsung ke wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.

Presiden Mahasiswa STIT Al-Khairiyah, Lili Jamali, menjelaskan bahwa kegiatan penggalangan dana dilakukan selama empat hari dengan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) serta civitas akademika kampus.

“Selama empat hari kami berkolaborasi menggalang donasi di lingkungan kampus. Alhamdulillah, terkumpul dana sebesar Rp3.425.000 serta bantuan pakaian layak pakai. Meski tidak besar, kami berharap ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Lili, Selasa (23/12/2025).

Selain donasi uang, mahasiswa juga mengumpulkan satu karung pakaian layak pakai yang berasal dari sumbangan para mahasiswa. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir yang kehilangan harta benda akibat bencana.

Wakil Presiden Mahasiswa STIT Al-Khairiyah, Kamila, menuturkan bahwa aksi ini menjadi wujud nyata solidaritas mahasiswa terhadap korban bencana alam. Menurutnya, bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar, namun nilai kemanusiaan dan empatinya jauh lebih penting.

“Kami tidak hanya menggalang donasi berupa uang. Alhamdulillah, beberapa mahasiswa juga menyumbangkan pakaian yang masih layak digunakan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh,” ungkap Kamila.

Penyerahan donasi dilakukan pada Senin, 22 Desember 2025, di Kantor Baznas Kota Cilegon. Penyerahan tersebut diwakili oleh perwakilan organisasi mahasiswa STIT Al-Khairiyah.

Sebelum penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan aksi kemanusiaan ini ditutup dengan doa bersama yang digelar di Aula STIT Al-Khairiyah. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar para korban diberi kekuatan serta bencana serupa tidak kembali terulang.

Melalui aksi ini, mahasiswa STIT Al-Khairiyah menegaskan perannya tidak hanya sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen kepedulian sosial yang hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.

 

(Elisa/Red*)