BANTEN, WILIP.ID — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten memastikan kesiapan penuh Pelabuhan Ciwandan dalam menghadapi arus Angkutan Lebaran 2026. Pelabuhan yang berada di Kota Cilegon ini disiapkan sebagai salah satu simpul strategis penyeberangan alternatif, khususnya bagi kendaraan sepeda motor dan truk logistik yang diprediksi meningkat selama musim mudik.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengaturan arus kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan utama, agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik selama periode Lebaran tetap berjalan tertib, aman, dan lancar.
Sebagai tulang punggung operasional, Pelindo Regional 2 Banten telah menyiapkan sejumlah infrastruktur utama di Pelabuhan Ciwandan. Di antaranya Dermaga 05A yang memiliki dua tambatan dengan panjang sekitar 403 meter dan mampu melayani kapal Ro-Ro berukuran besar. Selain itu terdapat Dermaga 07 dengan satu tambatan sepanjang 131 meter, serta Dermaga 02 yang memiliki satu tambatan sepanjang 38 meter yang difungsikan untuk kapal Ro-Ro berukuran kecil.
Tidak hanya dermaga, kesiapan area penyangga atau buffer kendaraan juga menjadi perhatian utama. Pelindo menyiapkan beberapa lapangan penumpukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik.
Lapangan Penumpukan C disiapkan dengan kapasitas sekitar 2.500 sepeda motor. Kemudian Lapangan Penumpukan B mampu menampung sekitar 400 sepeda motor. Sementara Lapangan Penumpukan 005 dan 001 dapat menampung sekitar 150 truk atau setara dengan 1.500 sepeda motor. Adapun Lapangan Penumpukan E dipersiapkan sebagai buffer area cadangan bagi kendaraan logistik dengan kapasitas sekitar 200 unit truk.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi menegaskan bahwa berbagai kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini.
Menurutnya, Pelabuhan Ciwandan memiliki peran penting tidak hanya sebagai jalur mobilitas masyarakat yang hendak mudik, tetapi juga sebagai jalur distribusi logistik yang tetap berjalan selama masa Lebaran.
“Pelindo Regional 2 Banten memastikan seluruh kesiapan operasional di Pelabuhan Ciwandan agar dapat mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Kami menyiapkan dermaga, area buffer kendaraan, serta melakukan koordinasi intensif dengan seluruh instansi terkait agar mobilitas di pelabuhan berlangsung tertib, aman, dan lancar,” ujar Benny.
Selain kesiapan infrastruktur, Pelindo juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang guna memastikan pelayanan berjalan optimal. Mulai dari kesiapan kapal tunda, unit pemadam kebakaran, hingga sarana pelayanan di area pelabuhan.
Berbagai fasilitas tambahan juga disediakan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa. Di antaranya tenda layanan, toilet portable, mushola, rambu-rambu pengarah, toll gate, ambulans, bengkel darurat, hingga kios pengisian bahan bakar.
Menariknya, Pelindo juga menghadirkan area UMKM di sekitar pelabuhan melalui kerja sama dengan sejumlah stakeholder. Kehadiran area ini diharapkan tidak hanya memberi kenyamanan bagi pemudik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal selama masa arus mudik.
Dalam upaya memperlancar operasional penyeberangan, Pelindo Regional 2 Banten juga memberikan kebijakan pembebasan sejumlah tarif pelayanan kepelabuhanan. Kebijakan tersebut meliputi pembebasan biaya jasa pandu, jasa tunda, jasa tambat, hingga tarif Pas pelabuhan yang ditetapkan menjadi Rp0 selama periode Angkutan Lebaran.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan kapal dan kendaraan yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan.
Tak hanya fokus pada aspek teknis operasional, Pelindo juga menghadirkan sentuhan layanan yang lebih humanis bagi para pemudik. Sejumlah fasilitas ramah keluarga disiapkan, seperti ruang laktasi, area bermain anak (playground), serta posko kesehatan dan pengamanan.
Bahkan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, Pelindo menyiapkan sekitar 8.000 paket goodie bag khusus bagi anak-anak yang ikut melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Ciwandan.
“Bagi masyarakat Indonesia, perjalanan saat Lebaran memiliki makna yang sangat penting. Karena itu kami berupaya memastikan pelayanan di Pelabuhan Ciwandan tidak hanya aman secara operasional, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa,” kata Benny.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pelabuhan Ciwandan diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Kehadiran infrastruktur yang memadai serta layanan yang semakin humanis diyakini dapat menciptakan perjalanan mudik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
(Pis/Red*)















